Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Presiden Obama Puji Perundingan Nuklir Iran di Swiss

Published 03/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Photo by Christopher DiltsWashington DC, LiputanIslam.com — Presiden AS Barack Obama memuji hasil perundingan program nuklir Iran yang berlangsung di Lausanne, Kamis kemarin (2/4). Ia menyebut hasil perundingan tersebut sebagai ‘saling pengertian yang bersejarah yang bila diimplementasikan akan membuat dunia menjadi lebih aman’.

“Ini akan menjadi kesepakatan jangka panjang yang mencakup semua jalan yang bisa membuat Iran membuat senjata nuklir. Jika Iran berbohong, dunia akan mengetahuinya,” kata Obama tidak lama setelah tercapainya kesepakatan ‘kerangka kerja’ program nuklir Iran dalam perundingan di Lausanne, Swiss, hari Kamis.

‘Kerangka kerja’ tersebut tercapai setelah melalui perundingan intensif, ditujukan untuk menjamin Iran tidak akan membuat senjata nuklir sebagai imbalan pencabutan sanksi ekonomi terhadap negara itu. Untuk selanjutnya, perundingan akan difokuskan pada pembuatan kesepakatan final yang komprehensif yang akan mengakhiri sama sekali perbedaan pandangan tentang program nuklir Iran. Kesepakatan final ini diberi batas waktu hingga bulan Juli mendatang.

Menurut Obama, jika kesepakatan final ini tercapai, maka salah satu ancaman keamaman terbesar yang dihadapi AS akan dihilangkan melalui cara yang damai.

BBC News melaporkan, rakyat Iran menyambut gembira kesepakatan tersebut dengan melampiaskannya di jalan-jalan. Sebaliknya para pejabat Israel menyebut perundingan itu sebagai ancaman.

Menurut keterangan Kemenlu AS tentang kesepakatan itu, perjanjian tersebut mewajibkan Iran untuk mengurangi 2/3 mesin pengaya uraniumnya. Iran juga akan mengubah disain pembangkit energinya sehingga tidak bisa memproduksi plutonium yang menjadi bahan dasar senjata nuklir. Selain itu Iran juga tidak akan memperkaya uraniumnya hingga tingkat di atas 3,6%, jauh dari tingkat yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir.

Meski demikian kedua pemerintahan masih harus menghadapi skeptisme di dalam negerinya masing-masing. Demikian BBC News menyebutkan. Sebagian kalangan ‘garis keras’ Iran menganggap Iran harus berkorban lebih besar untuk hasil yang kecil. Demikian juga para politisi Partai Republik AS diketahui telah sejak awal menentang adanya perundingan nuklir dengan Iran.

Ini belum termasuk pemerintah Israel yang juga menentang keras perundingan nuklir Iran. PM Israel Benjamin Netanyahu menyebut perundingan tersebut sebagai “meningkatkan resiko proliferasi nuklir dan risiko perang yang mengerikan”.

Meski tidak pernah mengakui, Israel adalah negara yang memiliki cadangan senjata nuklir yang cukup untuk menghancurkan kawasan Timur Tengah.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account