Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Bila Turki Tidak Ingin Kehilangan Pengaruh di Irak

Published 25/03/2015 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

tentara turkiLiputanIslam.com — Ada kerisauan besar di antara para pejabat Turki terkait dengan konflik di Irak yang kini tengah mengalami titik balik, dengan pasukan dan milisi-milisi Irak yang dibantu Iran kini berhasil menguasai keadaan.

Dengan Iran yang berhasil menancapkan pengaruh kuatnya di Irak dan Kurdistan Irak, Turki relatif justru kehilangan wibawanya di mata bangsa Irak dan Kurdi karena tidak ada peran sedikit pun yang diberikan Turki untuk membantu mengusir kelompok teroris ISIS.

Turki dikabarkan kini tengah mempersiapkan diri untuk terlibat dalam pembebasan kota Mosul, Irak utara yang relatif berdekatan dengan perbatasan Turki. Setelah Iran memainkan peran penting dalam pembebasan Tikrit dan kota-kota di wilayah selatan dan timur Irak, Turki tidak ingin kehilangan andil dalam pembebasan Mosul, bila tidak ingin pengaruhnya lenyap di Irak.

Turki, negara besar dan berpengaruh di kawasan, tentu saja tidak ingin kekhawatiran kehilangan pengaruh akan menjadi kenyataan. Turki sudah nyaris kehilangan pengaruh di Suriah setelah gagal menggulingkan Presiden Bashar al Assad bersama-sama AS dan sekutu-sekutu regionalnya. Turki juga sudah kehilangan pengaruh di Mesir setelah sekutunya, Mohammad Moersi, terdepak dari kekuasaan tahun 2013. Maka, kini Turki akan berjuang sekuat tenaga untuk tidak kehilangan pengaruh di Irak, setidaknya di wilayah Irak utara yang berdekatan dengannya.

Atau Turki akan menjadi negara pariah di kawasan. Dan hal itu tentu sangat mengkhawatirkan Presiden Turki Recep Erdogan yang dikenal sebagai figur ambisius.

Hal itu dikatakan oleh Menhan Turki Ismet Yilmaz, saat berkunjung ke Baghdad dan kemudian ke Irbil di Kurdistan Irak, baru-baru ini.

“Turki telah mulai aktif memberikan kontribusinya ke koalisi (internasional). Ketika waktunya tiba, Turki akan melakukan penilaian dan langkah sesuai dengan kepentingan nasional kami sekaligus memenuhi tanggungjawab sebagai anggota koalisi,” kata Yilmaz saat itu.

Padahal Turki diketahui pada awalnya sangat enggan untuk bergabung dengan koalisi internasional pimpinan AS dalam kampanye anti-ISIS yang dibentuk tahun lalu.

Kemudian, dalam konperensi pers di gedung parlemen Turki hari Minggu (22/3), menjawab pertanyaan wartawan tentang kemungkinan keterlibatan langsung militer Turki dalam pertempuran darat di Irak, Yilmaz mengatakan bahwa Turki telah siap untuk memainkan peran tersebut dengan dukungan komitmen semua pihak.

Beberapa hari sebelumnya, dalam kunjungan Wapres Irak Osama al-Nujaifi di Turki, Recep Erdogan mengungkapkan perhatian Turki atas Irak, yang menurutnya “membutuhkan peran kami (Turki) untuk melakukan langkah-langkah dan tindakan-tindakan kerjasama untuk mendukung Irak dalam perang melawan terorisme. Kami akan membantu tentara Irak dengan pelatihan dan peralatan.”

Pernyataan Menhan Turki Ismet Yilmaz itu muncul setelah Athil al-Nujaifi, Gubernur Provinsi Nineveh, mengatakan kepada wartawan bahwa Turki telah memutuskan untuk terlibat dalam operasi militer bersama merebut Mosul dari tangan ISIS.”

“Turki akan berpartisipasi dengan dukungan militer dan logistik untuk membantu pengambil-alihan Mosul,” kata al-Nujaifi sebagaimana dilansir oleh media Kurdi yang terbit di kota Erbil.

Para pengamat percaya bahwa ‘turun gunung’-nya Turki di Irak, setelah hampir setahun pasif mendukung pemerintah Irak memerangi ISIS, didorong oleh sentimen agama selain politik. Setelah Iran yang Shiah memainkan peranan signifikan dalam pembebasan Tikrit dan wilayah Irak lain dari ISIS, tidak ada negara Sunni yang memberikan peran yang signifikan terhadap Irak.

Sumber-sumber di pemerintahan Irak menyebutkan bahwa Turki, Yordania dan negara-negara Arab Teluk telah melobi pemerintah Irak untuk dilibatkan dalam operasi pengambil-alihan kembali kota Mosul.

Namun ‘proposal’ Turki itu bukan tanpa penentangan oleh Irak. Politisi koalisi Negara Hukum Saad al-Matlabi dengan tegas menolak keterlibatan Turki di Nineveh, dengan alasan Turkilah yang selama ini justru mendukung ISIS dan kelompok-kelompok teroris di Irak dan Suriah.

“Ada upaya-upaya Turki untuk terlibat dalam pertempuran melawan ISIS, yang terbaru adalah usulan Turki dan Yordania untuk mengerahkan 20.000 pasukan guna merebut Nineveh,” kata Saad kepada media Lebanon Al Akhbar baru-baru ini.

Matlabi menambahkan bahwa keinginan Turki itu ditolak pemerintah Irak karena dianggap hanya sebagai pengalih tuduhan keterlibatan Turki dalam ‘petualangan’ ISIS.

“Turki adalah sumber masalah yang terjadi di Irak dan Suriah saat ini, jadi tidaklah logis baginya untuk terlibat dalam pembebasan wilayah-wilayah dari terorisme,” tambah Saad.

Hal yang sama dikatakan oleh Ihsan al-Shammari, pakar politik dari Universitas Baghdad yang menyebutkan bahwa usulan Turki itu sebagai upaya untuk unjuk gigi kepada Iran, yaitu bahwa Turki masih berpengaruh di Irak, khususnya di wilayah utara yang berbatasan dengan Turki.

Para pengamat politik dan keamanan Timur Tengah memperkirakan, jika disetujui pemerintah Irak, Turki akan mengirimkan senjata-senjata ringan dan medium dan satu hingga dua brigade dalam operasi pembebasan Provinsi Nineveh dengan ibukotanya, Mosul.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account