Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

9 Orang Ditangkap Terkait Serangan Museum di Tunisia

Published 20/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

serangan tunisia2Tunis, LiputanIslam.com — Polisi Tunisia menangkap 9 orang tersangka serangan Museum Nasional Bardo hari Rabu (18/3). Dalam serangan itu setidaknya 23 orang tewas, termasuk 20 turis asing. Selain itu lebih dari 40 orang terluka dalam serangan itu.

Presiden Tunisia menyebut 4 di antara tersangka itu terkait langsung dengan aksi serangan, sedangkan 5 orang lainnya terkait dengan jaringan terorisme. Sementara itu tentara akan digelar di kota-kota besar untuk menjaga keamanan. Demikian sebagaimana dilaporkan BBC News, Kamis petang (19/3).

Dalam perkembangan lainnya, kelompok teroris ISIS mengklaim sebagai penanggungjawab serangan tersebut dan memuji 2 pelakunya yang tewas sebagai “ksatria khalifat”.

Klaim tersebut dipostingkan melalui media sosial Twitter yang dikenal sebagai akun milik ISIS, yang menyebutkan nama kedua pelaku yang tewas sebagai Abu-Zakariya al-Tunisi dan Abu-Anas al-Tunisi. Dalam pernyataan tersebut mereka menyebut Museum Bardo sebagai ‘sarang orang-orang kafir’, merujuk pada para turis asing yang tewas.

BBC News menyebut salah seorang pelaku yang tewas telah dikenali aparat keamanan sebagai Yassine Laabidi. Ia dan seorang rekannya tewas setelah polisi anti-teror menyerbu museum tempat mereka malakukan aksi.

Menurut keterangan otoritas Tunisia, 23 orang dinyatakan tewas, termasuk 3 warga Tunisia di antaranya seorang polisi. Korban lainnya adalah para turis masing-masing berasal dari Jepang (5 orang), Italia (4 orang), Kolombia (2 orang), Spanyol (2 orang), Inggris, Australia, Perancis dan Polandia.

Saat terjadinya serangan, parlemen negara itu tengah bersidang membahas undang-undang anti-terror. Para anggota parlemen itu dievakuasi karena serangan itu, namun kembali bersidang pada malam hari.

Keamanan menjadi isu krusial di negara yang tengah bertransformasi dari negara diktatorial menjadi negara demokratis paska Arab Springs tahun 2011. Tunisia adalah salah satu negara yang banyak mengirim ‘mujahidin’ ke Suriah, bahkan banyak wanita Tunisia yang kembali dari Suriah menjadi isu nasional dan internasional setelah diketahui hamil setelah berhubungan dengan sejumlah ‘mujahidin’ sekaligus.

Diperkirakan antara 3.000 hingga 5.000 ‘mujahidin’ telah pergi ke Suriah dan sekitar 500 dari mereka kembali ke Tunisia.

Sumber BBC menyebut, kedua pelaku yang tewas pernah mendapat latihan militer dari kelompok Al Qaida di Derna, Libya, sebelum menyelinap kembali ke Tunisia dan melakukan serangan.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account