Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

AS Dituduh Berperan dalam Pembantaian Pasukan Khusus Filipina

Published 19/03/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

oplan exodus inquiryManila, LiputanIslam.com — Sebuah laporan Senat Filipina membuka fakta bahwa pasukan AS berperan signifikan dalam peristiwa yang mengakibatkan terbantainya 44 polisi khusus Filipina dalam bentrokan dengan pemberontak Moro di Filipina Selatan, 25 Januari lalu.

Seperti dilansir Russia Today, Selasa (17/3), Senator Grace Poe merilis laporan komisi penyidik peristiwa tragis tersebut yang dikenal dengan nama insiden “Oplan Exodus”, nama operasi penumpasan gerombolan pemberontak Moro yang berakhir petaka.

“Personil-personil AS memainkan peran dalam pelatihan sebelumnya, dan memonitor operasi itu,” kata Poe, sembari menambahkan bahwa “Komisi menemukan bahwa AS secara substansial menciptakan seluruh operasi Oplan Exodus. Mereka menyediakan perlengkapan, pelatihan dan inteligen.”

Menurut laporan itu tiga personil AS berada di markas pasukan militer Filipina selama berlangsungnya operasi tersebut, namun tindakan mereka justru menimbulkan ketegangan selama berlangsungnya operasi tersebut.

“Salah seorang AS itu memerintahkan Mayjend Edmundo Pangilinan untuk menembakkan artileri. Namun Pangilinan menolaknya,” kata Poe.

Di bawah perjanjian AS-Filipina, AW berkewajiban membantu pelatihan dan inteligen, namun dilarang terlibat dalam pertempuran.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa, meski tidak ada bukti keterlibatan langsung AS dalam pertempuran, namun dikhawatirkan pengaruh mereka sangat kuat di kalangan kepolisian (Philippine National Police). Inilah yang berujung pada kematian 44 personil kepolisian Filipina tersebut.

Laporan itu juga menekankan pada akuntabilitas AS dalam peristiwa tersebut, mengingat mereka menolak untuk menjelaskan peran mereka dalam tragedi itu. Lebih jauh, laporan itu juga mendesak Presiden Benigno Aquino untuk bertanggungjawab.

Dalam peristiwa tanggal 25 Januari itu pasukan khusus kepolisian melakukan operasi penangkapan terhadap pemimpin pemberontak Moro Abdul Basit Usman dan Zulkifli bin Hiry. Namun operasi yang diharapkan berlangsung singkat itu berubah menjadi pertempuran sengit selama 12 jam, dimana 44 anggota polisi khusus tewas, sementara di pihak pemberontak MILF 18 orang tewas.

Dalam operasi itu Hiry tewas, sementara Usman berhasil melarikan diri.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account