Damaskus, LiputanIslam.com – Sumber-sumber media yang dikutip Alalam Jumat (13/3/2015) mengungkapkan bahwa seorang perwira militer Israel bernama Jonny terbunuh akibat serangan tentara Suriah terhadap markas Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) di distrik al-Fatyan, Rif Quneitra, dua hari lalu.
Perwira itu terbunuh ketika berada di tengah perkumpulan sejumlah komandan FSA, termasuk Abu Usamah al-Naimi, yang juga tewas akibat serangan tersebut. Al-Naimi sendiri dikenal sebagai tangan kanan Israel dalam FSA.
Dalam serangan itu total komandan FSA yang tewas mencapai 12 orang, sementara puluhan lainnya menderita luka-luka. Sekitar 85 korban luka, termasuk Abu Usamah al-Julani dan Abu Hamzah al-Naimi, telah dilarikan ke rumah sakit di Safed, Israel, dan rumah sakit di Jordania.
Situs Suriya al-An menyebutkan bahwa Jonny saat itu ditemani oleh seorang perwira Yordania saat mengadakan pertemuan dengan para komandan front selatan FSA untuk membuat rencana serangan besar di Rif Daraa dan Quneitra. (mm)