Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Observer: Iran Jadi Pemenang di Tikrit, AS dan Inggris Jadi Penonton

Published 09/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
iran qassem soleimani di irak
Jenderal tersohor Iran Qassem Soleimani (duduk sebelah kiri) di Irak.

Teheran, LiputanIslam.com – Koran Observer dalam editorialnya untuk edisi Minggu (8/23/2015) memuat catatan mengenai besarnya peranan Iran dalam perang di Tikrit ketika Amerika Serikat (AS) dan Inggris justru duduk manis menjadi penonton.
Koran Inggris ini engklaim bahwa operasi Tikrit semula terlihat layak diapresiasi -karena pasukan Irak yang tadinya selalu gagal kali ini dapat berperang dengan baik melawan ISIS- belakangan justru menimbulkan masalah berupa menjurusnya perang ini kepada konflik sektarian, yakni perang antara milisi Syiah dan penduduk Sunni Tikrit.

Menurut Observer, operasi Tikrit berpotensi menimbulkan instabilitas yang lebih besar berupa kemenangan strategi Iran karena milisi Syiah al-Hasyd al-Syakbi (Mobilisasi Rakyat) lebih merespon Teheran daripada Baghdad.

“Iran telah membekali mereka dengan senjata dan pelatihan. Jenderal tersohor Iran, Qassem Suleimani, komandan pasukan elit Quds dari Korps Garda Revolusi dilaporkan secara pribadi telah mengambil alih operasi itu pekan lalu,” tulis Observer.

Koran ini juga menyorot masalah tidak adanya permintaan dari pihak Irak supaya AS ikut andil dengan melancarkan serangan udara.

“Ini tidak mengejutkan, sebab Teheran, sebagaimana Washington, karena berbagai faktor historis dan politik, tidak ingin menunjukkan hasrat kerjasama secara terbuka, walaupun untuk melawan musuh bersama,” ungkap Obserser.

Koran ini melanjutkan, “Jelas bahwa Iran ingin menang sendirian dalam perang Irak pasca era pendudukan, untuk kemudian mendapatkan keunggulan pengaruh di kawasan, hal yang gagal dicapai oleh Washington dan sekutunya setelah tahun 2003.”

Menurut Observer, Perang Iran-Irak yang pernah berlangsung delapan tahun kini tampak sudah terlupakan. Iran yang telah diundang oleh perdana Irak sebelumnya, Nouri al-Maliki, kini justru terus mengembangkan pengaruh dan kepentingannya di Irak.
Observer mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi; “Apa yang terjadi di Tikrit adalah apa yang kita khawatirkan. Iran mengambil alih Irak.”

Di bagian akhir editorialnya  Observer mengingatkan bahwa AS dan Inggris tidak memiliki kebijakan yang ampuhdan holistik terhadap Iran dan Irak, dan bahkan keduanya sudah menjadi penonton. Apa yang dapat dilakukan keduanya hanyalah berharap supaya perkembangan situasi membuahkan hasil yang terbaik, sebagaimana dikatakan Jenderal Martin Dempsey, kepala staf gabungan AS bahwa peran kepemimpinan Iran “bisa jadi merupakan sesuatu yang positif”, sementara kenyataannya mungkin tidak demikian. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account