Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Campur Tangan Pemerintah Terhadap Komnas HAM Picu Kemarahan Oposisi Australia

Published 25/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

gilian triggsCanberra, LiputanIslam.com — Partai Buruh yang menjadi oposisi di Australia meminta polisi untuk melakukan penyelidikan kemungkinan adanya campur tangan pemerintah terhadap Ketua Komnas HAM (HRC) dengan mendesaknya untuk mundur.

Hal ini menyusul pengakuan Ketua Komnas HAM Gillian Triggs di hadapan Komisi Senat Australia bahwa dirinya telah didesak untuk mundur dari jabatannya. Demikian BBC News melaporkan, Rabu (25/2).

Perselisihan tersebut merupakan buntut dari laporan HRC baru-baru ini yang menyebutkan adanya perlakukan tidak patut terhadap tahanan anak-anak. Dalam laporan itu disebutkan bahwa penahanan terhadap anak-anak para pencari suaka telah melanggar hukum HAM internasional dan menyerukan agar mereka dibebaskan.

Berbicara kepada wartawan mengenai masalah itu di Sydney, hari Rabu (25/2), PM Tony Abbott mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa pemerintah telah ‘kehilangan kepercayaan’ terhadap Triggs sebagai Ketua HRC. Namun ia menolak berkomentar tentang tuntutan pengunduran diri terhadap Triggs.

“Itu adalah urusannya sendiri. Seperti dikatakan Kejaksaan Agung ia tidak pernah diminta untuk turun dan tidak ada tuntutan terhadapnya,” kata Abbott.

Sebelumnya pada hari Selasa (24/2), Tony Abbott mengecam laporan HRC tersebut dan menyebutnya sebagai laporan yang ‘bermotif politik’.

Dalam pengakuannya kepada Komisi Senat, Triggs mengatakan dirinya didesak untuk mundur dalam pertemuan dengan Jaksa Agung George Brandis dan jajarannya tanggal 3 Februari lalu. Namun ia menolak dengan tegas desakan itu. Triggs juga mengakui dirinya ditawari jabatan lain dalam pemerintahan jika bersedia untuk mundur.

Kepada Senat ia mengaku terkejut dengan ‘usulan yang tidak pantas’ itu dan mengingatkan kepada pengusulnya bahwa dirinya adalah seorang ‘pejabat bintang lima’.

Dalam suratnya kepada kepolisian Australia politisi Partai Buruh dan juga mantan Jaksa Agung Mark Dreyfus menyebut tindakan pejabat pemerintah terhadap Ketua HRC sebagai tindakan yang melanggar hukum dan korup.

Media setempat melaporkan bahwa Sekretaris Kejaksaan Agung, Moraitis, membantah pihaknya telah mendesak Triggs untuk mundur, namun mengakui mereka berdiskusi tentang kemungkinan Triggs berkarya di tempat lain.

Laporan HC berjudul “Anak-Anak yang Terlupakan” dipublikasikan awal Februari lalu. Disebutkan dalam laporan itu bahwa anak-anak pencari suaka yang ditahan bersama orang tua mereka cenderung mengalami sakit mental.

Anak-anak yang tinggal di penampungan pencari suaka mengalami penurunan pada pemerintahan Abbott. Itulah sebabnya Abbott mempertanyakan mengapa HRC tidak mengeluarkan laporan yang sama pada saat pemerintah dipimpin oleh Partai Buruh, dimana terdapat 2.000 anak-anak di pusat-pusat penampungan pencari suaka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account