Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Diprotes Tentara, Host NBC Cabut Pernyataan tentang Perang Irak

Published 05/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

williams nbcNew York, LiputanIslam.com — Seorang penyiar televisi (host) NBC mencabut pernyataannya tentang Perang Irak setelah para prajurit menuduh pernyataannya itu bohong. Demikian kantor berita Russia Today melaporkan, Kamis (5/2).

Dalam sebuah siaran khusus untuk menghormati seorang veteran Perang Irak, host NBC Brian Williams mengaku berada di dalam helikopter yang ditembak jatuh oleh pejuang Irak pada tahun 2003. Namun kemudian ia mencabut pengakuannya itu setelah beberapa tentara yang berada di lokasi menyebut pengakuan tersebut bohong adanya.

“Saya membuat kesalahan dalam mengingat kejadian 12 tahun yang lalu,” kata Williams dalam sebuah siaran hari Rabu (4/2).

“Saya ingin meminta ma’af. Saya mengatakan saya berada di dalam pesawat yang ditembak dengan roket RPG. Saya sebenarnya berada di dalam pesawat yang lain,” katanya.

Kontroversi itu muncul setelah NBC News menyiarkan siaran khusus untuk menghormati Sersan Tim Terpak, veteran Perang Irak yang bertugas menjaga keamanan jurnalis saat peristiwa tertembaknya helikopter itu terjadi.

Pengambilan gambar siaran tersebut dilakukan di lapangan hoki New York Rangers dimana Williams tampil bersama Terpak. Saat itu Williams “membual” tentang pengalamannya.

“Ceritanya sebenarnya dimulai dengan saat-saat yang mengerikan 12 tahun yang lalu dalam invasi Irak, ketika helikopter yang kami tumpangi ditembak jatuh oleh roket RPG,” kata Williams saat itu.

“Tim NBC News berhasil selamat, dikelilingi dan dijaga oleh satu peleton mekanik lapis baja dari pasukan infantri AS.”

Namun kemudian beberapa awak helikopter yang tertembak itu mengatakan kepada Stars and Stripes bahwa Williams tidak berada di sekitar mereka, atau di dalam 2 helikopter lainnya yang terbang bersama-sama. Sebaliknya, ia baru tiba di tempat kejadian satu jam kemudian dengan helikopter lainnya.

“Tidak, kami tidak pernah mendapatkan tembakan oleh musuh,” kata Sersan Joseph Miller yang menerbangkan helikopter yang membawa Williams dan teman-temannya.

“Ini seperti hal yang sangat personal bagi kami bahwa mengubah hidup saya. Saya tahu betapa beruntungnya saya saat itu untuk bisa tetap hidup,” kata Lance Reynolds, teknisi helikopter yang tertembak seraya menambahkan bahwa Williams dan para kru NBC tiba dengan helikopter antara 30 menit hingga 1 jam setelah helikopternya mendarat darurat di pangkalan udara Irak.

Stars and Stripes menyebutkan bahwa NBC News terus-menerus menyiarkan ulang cerita Williams tersebut. Dalam situs resmi NBC cerita itu masih bisa dilihat dengan judul “Target Iraq: Helicopter NBC’s Brian Williams Was Riding In Comes Under Fire.” dengan tanggal posting 26 Maret 2003.

Williams adalah penerima penghargaan Polk and a Peabody atas prestasinya sebagai jurnalis berita.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account