Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Lembaga Fatwa Mesir: Referensi Sadisme ISIS Adalah Praktik Kaum Khawarij

Published 02/02/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

dar ifta misrKairo, LiputanIslam.com – Lembaga Fatwa Mesir menyatakan bahwa referensi pemikiran kelompok teroris negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam aksi penyembelihan manusia tak lain adalah pemikiran kaum Khawarij yang merupakan kaum yang pertama memraktik perbuatan yang sangat keji ini di tengah umat Islam.

Sebagaimana dilaporkan Asharq Alawsat Minggu (1/2/2015), lembaga Observatorium Takfir (Murshid al-Takfir) yang bernaung di bawah Lembaga Fatwa Mesir (Dar al-Ifta’ al-Misriyyah) dalam laporan terbarunya mengenai praktik dan keyakinan penyembelihan menurut organisasi teroris menyebutkan bahwa faktor yang mendorong ISIS melakukan perbuatan keji itu ialah pelampiasan sadisme ISIS yang sudah “ketagihan melihat darah” sehingga melihat kepala yang terpenggal menyebabkan mereka mabuk persis seperti pecandu narkoba.

Setelah itu, beberapa faktor lainnya ialah mempengaruhi penduduk supaya mematuhi perintah mereka dan bergabung dalam kekuasan mereka, memompa mentalitas para petempur ISIS dengan cara memamerkan kekuatan dan kekuasaannya, dan menyampaikan pesan kepada musuh-musuhnya bahwa seperti itulah nasib orang yang melawan mereka.

Lembaga Observatorium Takfir menjelaskan bahwa kelompok teroris sengaja menakwilkan secara sembarangan beberapa hadis dan riwayat sebagai pembenaran atas aksi kejinya. Mereka telah mengeluarkan fatwa yang membolehkan para petempurnya menyembelih siapapun yang melawan mereka. Mereka menganggap penyembelihan sebagai “kewajiban Islam yang telah hilang”.

Padahal, lanjut lembaga Mesir tersebut, Allah Swt mengutus rasulNya dengan hidayah, keadilan dan rahmat. Karena itu, Islam menerapkan ketentuan yang antara lain mengharuskan perlakuan secara adil dan baik terhadap tawanan serta sesuai dengan martabat tawanan sebagai manusia berupa penyediaan tempat tinggal dan makanan yang layak serta perlakuan yang ramah dan tidak ada penyiksaan dan penganiayaan terhadap mereka.

Observatorum Takfir menyatakan, “Semua ini berkenaan dengan kondisi perang umat Islam melawan musuh-musuhnya demi membela agama dan tanah airnya. Sedangkan apa yang terjadi di masa kita sekarang sama sekali tidak layak disebut perang, melainkan kejahatan dalam arti yang sesungguhnya. Sebab mereka membunuh, memenggal dan mengusir orang-orang Muslim dan non-Muslim yang sebelumnya hidup dalam kondisi tentram di negeri mereka. Islam sama sekali tidak mensyariatkan pembunuhan terhadap orang-orang tersebut.”

Karena itu, ungkap lembaga tersebut, pemahaman menyimpang dan penuh kebencian yang ditunjukkan ISIS jelas salah dan menyalahi semua kaidah ushul, dan tidak ada nash syariat sahih dan tegas yang membolehkan penyembelihan musuh hidup-hidup. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account