Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Jusuf Kalla: Pemerintah Tidak Ingin Punya Kapolri Berstatus Tersangka

Published 30/01/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

jusuf-kalla2Jakarta, LiputanIslam.com — Pemerintah tidak ingin memiliki Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang berstatus tersangka. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“Rencana pergantian Kapolri terganjal status tersangka Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Pemerintah kan taat azas,” kata JK di Istana Wapres, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2015 seperti dilansir kompas.com.

Namun, JK membantah jika Jokowi disebut sudah memutuskan tidak akan melantik Budi. JK menegaskan, saat ini pemerintah masih menunggu proses pra-peradilan yang diajukan Budi Gunawan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hari ini, JK juga dikunjungi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Kyai Said Aqil Siradj. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, Kyai Said turut memberikan masukan kepada JK mengenai berbagai isu yang sedang berkembang, termasuk pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri, yang kini menimbulkan kisruh berkepanjangan antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kyai Said berharap, agar Presiden Joko Widodo bisa segera menyelesaikan konflik antara kedua institusi. Dengan begitu, baik KPK dan Polri bisa menjalankan tugasnya secara maksimal untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan kelompok atau orang per orang.

“Kita harapkan KPK, polisi segera akur, Golkar segera bersatu, PPP segera rekonsiliasi udah itu aja yang paling penting,” kata Kyai Said.

Saat ditanya pendapatnya apakah Budi harus dilantik atau tidak, Kyai Said menyerahkan keputusan itu kepada Presiden yang mempunyai hak prerogatif. “Nah itu urusan presiden, sudah ada tim independen,” ujarnya.

Hingga hari ini, Jokowi masih belum memutuskan apakah Budi jadi dilantik sebagai Kapolri atau tidak. Sebelumnya, ia memutuskan menunda pelantikan setelah KPK menetapkan Budi sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi.

Selain membahas isu nasional, Kyai Said mengaku tujuan utama kedatangannya menemui JK adalah menyampaikan undangan harlah NU ke-89 pada Sabtu, 31 Januari 2015. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account