Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Belanda dan Brasil Tarik Dubes, ini Respon Presiden Jokowi

Published 19/01/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: kompas
Foto: kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Keputusan Belanda dan Brasil menarik duta besarnya dari Indonesia, ditanggapi santai oleh Presiden Joko Widodo. Saat ditanya wartawan ketika bersepeda di Car Free Day, ia menyatakan bahwa negara lain harus menghormati hukum Indonesia.

“Saya sudah dihubungi oleh Raja Willem Alexander (Belanda) dan Dilma Rousseff (Presiden Brasil). Mereka protes karena warga negaranya dieksekusi, ya saya sampaikan bahwa ini adalah keputusan pengadilan,” ujar Jokowi, seperti ditayangkan oleh Net TV, 18 Januari 2015.

Ia menambahkan, bahwa setiap negara harus menghormati hukum yang berlaku di negara lain. (Baca: Brasil dan Belanda Tarik Dubesnya Setelah Warganya Dieksekusi)

“Harus dihormati kedaulatan kita, hukum kita,” tutupnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Jaksa Agung, M Prasetyo.  Ia memahami sikap negara lain dalam melindungi warga negaranya, namun negara-negara tersebut harus menghormati hukum di Indonesia.

“Kami bisa pahami karena ada tanggung jawab moral untuk memperhatikan dan melindungi warga negaranya. Hukum positif di Indonesia masih tetap akan berlakukan proses hukuman mati,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa eksekusi mati harus dilakukan karena telah melewati semua proses hukum. Sehingga, dengan diaturnya secara konstitusi, tidak ada alasan hukum di Indonesia mampu diintervensi oleh negara lain.

Pengamat: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir

Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia Professor Hikmahanto Juwana meminta pemerintah tidak mundur atas reaksi keras dari Belanda dan Brasil. Menurutnya, penarikan tersebut hanya aksi protes sementera.

“Pemerintah tidak perlu khawatir berlebihan atas tindakan ini kemudian kendur dalam pelaksanaan eksekusi untuk terpidana mati berikutnya,” ucapnya, seperti dilansir rmol.com, 18 Januari 2015.

Hikmahanto yakin, penarikan dubes ini tidak akan lama. Indonesia tidak akan diisolasi lantaran pelaksanaan hukuman mati itu. Pasalnya, negara-negara dunia, termasuk Brasil dan Belanda, sangat membutuhkan Indonesia.

“Semisal, kepentingan ekonomi Brasil ke Indonesia lebih tinggi dibanding kepentingan Indonesia terhadap Brasil,” ucapnya.

Namun begitu, Hikmahanto menyarankan Menlu dan perwakilan Indonesia tetap melakukan pendekatan dengan berbagai negara dan menjelaskan pelaksanaan hukuman mati karena Indonesia mengalami darurat Narkoba.

“Negara-negara tersebut tidak seharusnya protes berlebihan karena generasi muda Indonesia terancam narkoba atas tindakan warga mereka,” ucapnya.

Penerapan hukuman mati, sambungnya, masih dianut banyak negara. Sejumlah negara bagian di Amerika Serikat juga masih menerapkan hukuman ini. Karena itu, penerapan hukuman mati sama sekali tidak terkait dengan tingkat peradaban suatu masyarakat di suatu negara.

“Adanya hukuman mati dan pelaksanaannya merupakan wujud dari kedaulatan dan penegakan hukum suatu negara. Tidak ada negara asing yang berhak melakukan intervensi. Ini sepanjang due process of law dan dapat dipastikan tidak adanya proses hukum yang sesat,” tandasnya. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account