Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sunni dan Syiah Rayakan Maulid Nabi, ISIS dan Wahhabi Mengharamkannya

Published 03/01/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

masjid-nabawi-madinahKairo, LiputanIslam.com – Tak seperti di banyak tempat lain di dunia, umat Islam di kota Mosul, provinsi Ninawa di bagian utara Irak, tak dapat turut bersuka cita memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad saw. Hal ini tak lain karena terdapat larangan keras dari para ekstrimis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang beraliran Wahhabi dan menduduki kota itu.

“ISIS telah menebar pengumuman ke semua masjid di kota ini supaya warga tidak merayakan peringatan Maulid Nabi Besar saw,” ungkap seorang pemuka masjid di kota Mosul, sebagaimana dilaporkan situs berita Rudaw dan dikutip Alalam, Jumat (2/1/2015).

Tokoh yang meminta namanya dirahasiakan itu menambahkan, “ISIS menganggap perayaan Maulid Nabi saw sebagai bagian dari bid’ah yang menyusup ke dalam Islam.”

Di kalangan Salafi/Wahhabi memang terdapat larangan keras bagi peringatan Maulid Nabi saw. Mufti Besar Arab Saudi Syeikh Abdulaziz bin Abdullah al-Sheikh, misalnya, menegaskan tradisi yang ada di mayoritas umat Islam Sunni dan Syiah ini sebagai bid’ah yang tidak pernah dipraktikkan oleh Rasulullah saw, para sahabat dan orang-orang salih terdahulu.

“Merayakan Maulid Nabi adalah praktik bid’ah yang tak berdasar, dan layak dipersoalkan,” ungkapnya, sebagaimana dimuat di Harian al-Madinah 25 Februari 2010.

Dia menambahkan, “Semua (perayaan) ini tidak berasal dari nabi kita maupun para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti manhaj dan jejak mereka.”

Berbeda dengan al-Syeikh, Mufti Mesir Dr. Ali Gomaa yang bermazhab Sunni Syafi’i, sebagaimana dimuat situs Darul Ifta’ (Lembaga Fatwa Mesir) 30 Juli 2007, menilai perayaan Maulid Nabi saw sebagai salah satu amalan terbaik

“Perayaan Maulid Nabi saw merupakan salah satu amalan terbaik dan dapat mendekatkan kepada Allah Swt karena merupakan bentuk ekspresi kebahagiaan dan kecintaan kepada Rasulullah saw, sedangkan kecintaan kepada beliau adalah bagian dari prinsip keimanan.”

Dia mengutip sabda Nabi saw; “Demi Zat yang jiwaku ada dalam genggamanNya, tidak akan beriman seseorang di antara kalian sebelum aku dicintai olehnya melebihi cintanya kepada ayah dan anaknya.”

Dia menjelaskan perayaaan Maulid Nabi saw mulai mentradisi di tengah umat Islam sejak abad ke-4 dan ke-5. Saat itu orang-orang salih terdahulu merayakannya dengan cara memeriahkan suasana malam Maulid dengan amalan-amalan “taqarrub” (pendekatan kepada Allah) semisal berbagi makanan, membaca al-Quran, berzikir dan membacakan syair-syair tentang Rasulullah saw.

Menurutnya, hal tersebut dicatat dengan jelas oleh para sejarawan termasuk Ibnu al-Jauzi, Ibnu Katsir, al-Hafid Ibnu Dihyah al-Andalusi, dan al-Hafidh Ibnu Hajar.

Di kalangan Syiah, peringatan Maulid Nabi saw juga sudah menjadi tradisi yang mendarah daging.

Sebagaimana dimuat situs berita al-Shorouk, Jumat (2/2/2015) Tahir al-Hasyimi, anggota Lembaga Ahlul Bait Sedunia di Mesir mengatakan, “Perayaan Maulid Nabi Besar saw di kalangan Syiah tidak berbeda dengan kalangan Ahlussunnah. Ini telah disepakati, dan tidak ada pula ritual khusus di kalangan Syiah yang berbeda dengan Ahlussunnah.”

Dia menambahkan bahwa pada peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad saw itu kaum Syiah membagi-bagikan kue sebagai ungkapan rasa gembira yang muncul di tengah keluarga, memilih hari itu sebagai hari pernikahan dengan harapan mendapat berkah dari beliau, serta membacakan sirah atau riwayat hidup dan sejarah kelahiran beliau.

“Semua orang memperingati Maulid Nabi saw kecuali kaum Wahhabi. Mereka dan para ulama mereka mengharamkannya. Padahal tak syak lagi, perayaan tahunan Maulid Nabi saw merupakan sebentuk kebangkitan Islam dengan spiritualitas yang tinggi dan mengingatkan kita kepada sang pembawa rahmat, petunjuk dan pelita yang menerangi,” pungkasnya. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account