Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Siagakan Pasukan di Perbatasan Ukraina

Published 27/02/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

tentara rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Presiden Rusia Vladimir Putin, hari Rabu (26/2) memerintahkan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina untuk meningkatkan status siaga di perbatasan Ukraina dan seluruh komando Rusia barat yang berbatasan dengan negara-negara Eropa. Demikian pernyataan menteri pertahanan Rusia Sergei Shoigu kemarin.

“Sehubungan dengan perintah Presiden Federasi Rusia, seluruh pasukan di Distrik Militer Barat berada pada kondisi siaga,” kata menhan Rusia.

Dalam kesiagaan itu Rusia akan menggelar latihan perang besar-besaran selama 4 hari dimula hari Jumat (28/2). Beberapa satuan militer besar di wilayah barat Rusia akan dilibatkan, termasuk Armada Laut Hitam, Armada Laut Baltik, Armada Laut Utara dan Angkatan Udara. Personil yang terlibat dalam latihan itu mencapai 150.000 personil.

Meski tidak ada pernyataan resmi dari Rusia tentang kaitan latihan militer itu dengan kondisi di Ukraina, namun para pengamat memastikan adanya kaitan itu. Apalagi Rusia juga telah memiliki preseden yang sama ketika menyerang Republik Georgia tahun 2008 setelah Georgia menyerbu wilayah protektorat Rusia di Ossetia Utara.

Sebagian wilayah Ukraina, terutama di wilayah Timur dan Tenggara bisa disebut juga sebagai wilayah “protektorat” Rusia karena mayoritas penduduknya beretnis dan berbahasa Rusia. Hal ini bisa digunakan alasan bagi Rusia untuk menyerang Ukraina dengan dalih melindungi warga keturunan Rusia di Ukraina.

Bentrokan Massa Pro dan Anti Rusia di Krimea

Kekhawatiran terjadinya kerusuhan sektarian paska penggulingan Presiden Ukraina Yanukovich oleh massa pro Uni Eropa yang anti-Rusia, mulai muncul di Semenanjung Krimea, Ukraina Tenggara, yang merupakan wilayah otonomi Republik Krimea yang mayoritas berpenduduk etnis Rusia.

Setidaknya seorang tewas dalam bentrokan antar massa pendukung dan anti-Rusia di luar gedung parlemen Republik Krimea di Simferopol. 20 orang lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut.

Bentrokan terjadi ketika kedua kelompok saling ejek, dilanjutkan dengan saling lempar batu dan benda-benda keras lainnya hingga terjadi bentrok fisik di jalanan meski polisi dan pemimpin kedua kelompok telah berusaha memisahkannya.

Bentrokan ini terjadi ketika satu tim parlemen Rusia tiba di Krimea untuk mengevaluasi kondisi di wilayah yang menjadi pangkalan Armada Laut Hitam Rusia ini.

Para politisi Rusia mengatakan bahwa warga Krimea bisa mendapatkan kewarganegaraan Rusia, dan jika parlemen Krime memutuskan untuk bergabung dengan Rusia, Rusia akan menyambut baik. Bentrokan pro dan anti-Rusia juga terjadi di kota terbesar di Krimea, Sevastopol.

Rusia pernah terlibat pertempuran hebat melawan negara-negara barat dalam periswita besar yang disebut Perang Krimea pada abad 19.(ca/press tv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account