Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Kelompok Militan Hindu India Dilarang Gelar Acara di Hari Natal

Published 15/12/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

militan hinduNew Delhi, LiputanIslam.com — Polisi negara bagian Uttar Pradesh, India, menyatakan larangan bagi kelompok militan Hindu untuk menggelar acara seremoni “pindah agama” di Hari Natal.

Mohit Agarwal, polisi senior di kota Aligarh, tempat dimana acara tersebut akan digelar, mengatakan bahwa “langkah tegas” akan dilakukan terhadap organiser acara tersebut jika tetap dilaksanakan juga. Demikian BBC News melaporkan, Senin (15/12).

Minggu lalu dikabarkan lebih dari 50 keluarga Muslim di kota Agra, telah pindah agama tidak atas kemauan sendiri setelah mereka dibohongi dan diiming-imingi dengan sejumlah imbalan menarik. Akibatnya beberapa keluarga Muslim lainnya meninggalkan kota itu untuk menghindari menjadi korban berikutnya.

Kelompok-kelompok HIndu menolak tuduhan itu, mengklaim bahwa perpindahan keyakinan itu dilakukan secara sukarela.

Masalah ini memicu kemarahan kelompok-kelompok oposisi di parlemen. Beberapa anggota parlemen dari kelompok oposisi menuduh kelompok-kelompok militan Hindu itu bersembunyi di bawah kekuasaan partai penguasa Bharatiya Janata Party (BJP) dan telah melanggar prinsip kesatuan dan sekularisme India.

Baru-baru ini seorang menteri wanita India, Niranjan Jyoti mengundang kecaman publik setelah menyamakan warga non-Hindu sebagai “pengikut bajingan”. Menanggapi kemarahan publik itu Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa dirinya menolak pernyataan Jyoti itu, namun ia juga menolak untuk memecatanya sebagai menteri.

Sementara pada hari Jumat (12/12) anggota parlemen dari BJP, meminta ma’af di hadapan parlemen setelah memuji-muji pembunuh Mahatma Gandhi sebagai “patriot”. Namun pada saat yang sama ia juga menuduh para pemimpin partai oposisi Congress sebagai penanggungjawab kerusuhan sektarian atas kaum minorits Sinkh tahun 1984 yang menewaskan ribuan orang.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account