Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Presiden Jokowi Didesak Tuntaskan Insiden Penembakan Warga Papua

Published 11/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Papuan activists scuffle with police during a rally marking the 53rd anniversary of the Free Papua Movement in Jakarta on December 1. Photo: AP
Papuan activists scuffle with police on December 1. Photo: AP

Jakarta, LiputanIslam.com — Presiden Joko Widodo harus membentuk tim independen untuk menyelidiki insiden penembakan yang terjadi saat bentrokan antara penduduk setempat dan aparat keamanan di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Jaringan Papua Damai, Neles Tebay Rev.

Seperti diketahui, insiden penembakan yang terjadi pada 8 Desember 2014 tersebut telah menewaskan 5 warga sipil dan melukai 21 orang.

Ia mengharapkan, penyelidik akan mengungkap identitas oknum yang mengendarai mobil tanpa menyalakan lampu, dan orang-orang yang terlibat dalam penyiksaan di Pondok Natal malam itu, yang menyebabkan terjadinya protes massal dan berakhir dengan insiden penembakan.

Neles menilai, pembentukan tim penyidik sangat penting untuk menghindari adanya tudingan terhadap Jokowi di masa mendatang atas insiden berdarah yang terjadi hari ini.

“Faktor-faktor penyebab ditembaknya warga sipil oleh aparat harus diungkap,” tegas dia, seperti dilansir thejakartapos.com, 10 Desember 2014.

“Diharapkan bahwa hasil investigasi akan disampaikan ke publik untuk bersama-sama menemukan solusi komprehensif yang dapat mengakhiri kasus ini, sekaligus mencegah aksi kekerasan di masa depan,” tambah Neles.

Dia mengatakan, insiden ini bukan pertama kalinya terjadi di Papua. Rakyat di provinsi paling timur itu telah menyaksikan penembakan demi penembakan warga sipil sejak Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) yang berlangsung di Papua pada tahun 1969.

Insiden ini menuai kritikan tajam dari berbagai aktivis penggiat hak asasi manusia. LSM Imparsial mengatakan, peristiwa itu telah menambah panjang daftar korban yang telah menjadi sasaran aparat berwenang di Papua.

“Dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia Internasional pada 10 Desember, Imparsial mengutuk penembakan yang menewaskan lima warga sipil dan melukai beberapa lainnya di Enarotali. Polisi dan militer seharusnya berhati-hati dalam menggunakan senjata mereka, terutama jika mereka bermaksud untuk membubarkan protes, “kata Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti.

Dia mengatakan pelanggaran hak asasi manusia di Papua harus menjadi salah satu prioritas utama Jokowi karena jika situasi tidak diselesaikan, insiden yang lebih parah akan terjadi di masa depan.

Imparsial juga mengkritik rencana Presiden Jokowi untuk mendirikan Komando Daerah Militer (Kodam) markas baru di Papua dan Papua Barat. Ia meminta agar Jokowi bertanggung jawab, memastikan terjaminnya kebebasan berbicara dan berekspresi, dan segera menyelesaikan kasus-kasus hak asasi manusia di wilayah tersebut. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account