Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Meshal: Zionis Bermain Api Ketika Masuk ke Masjid al-Aqsa Dengan Bersepatu

Published 06/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Israel-al-AqsaDoha, LiputanIslam.com – Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Khaled Meshal, menganggap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang bermain api terkait Masjid al-Aqsa.

“Netanyahu sedang bermain api ketika dia membiarkan para anggota parlemennya, Knesset, dan para ekstrimis berulangkali melakukan penyerbuan terhadap Masjid al-Aqsa. Ini berbahaya,” katanya dalam wawancara dengan Sky News yang dipublikasikan Jumat kemarin (5/12).

Tokoh Hamas yang tinggal di Doha, ibu kota Qatar, sejak 2012 setelah sebelumnya tinggal di Damaskus, ibu kota Suriah, itu menambahkan bahwa aksi pendudukan kaum Zionis Israel dengan sasaran tempat-tempat suci Islam dan Kristen di Baitul Maqdis (Jerussalem) dan Palestina, terutama Masjid al-Aqsa, telah membangkitkan reaksi kemarahan dari orang-orang Palestina.

Menurut Meshal, sikap Netanyahu sangat berbahaya karena dapat menjurus kepada konfrontasi bernuansa agama.

“Perjuangan kami adalah perjuangan kebangsaan, namun Netanyahu telah membuatnya berubah menjadi perjuangan keagamaan. Dia harus bertanggungjawab atas konsekuensi dari apa yang terjadi,” tuturnya.

Dia menjelaskan, “Masjid al-Aqsa adalah milik umat Islam, tapi umat Islam malah dicegah mendirikan shalat di sana, sementara tentara dan polisi serta para ekstrimis sayap kanan (Israel) malah dibiarkan menyerbu dan masuk ke dalam tempat suci masjid dengan mengenakan sepatu. Ini jelas bermain api.”

Di bagian lain wawancara Meshal dengan Sky News yang berbasis di Inggris dia menyambut gembira dukungan parlemen negara-negara Eropa belakangan ini untuk mengakui negara Palestina.

“Kami mengapresiasi adanya langkah-langkah baru, seperti voting di parlemen-parlemen Inggris, Perancis, Spanyol, dan juga pengakuan pemerintah Swedia kepada negara Palestina. Demikian pula pendirian yang sangat berani di Amerika Latin, Afrika Selatan, negara-negara di Asia dan seluruh dunia. Kami mencatat semua ini sebagai perkembangan yang sangat baik. Kami berharap lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Selama beberapa minggu terakhir ini komplek Masjid al-Aqsha menjadi ajang bentrokan antara jamaah Palestina di satu pihak dan tentara serta para ekstrimis Zionis di pihak lain.

Menurut Press TV, lembaga swadaya masyarakat Palestina al-Aqsa Foundation for Endowment and Heritage dalam laporannya belum lama ini menyatakan bahwa sebanyak hampir 14,000 orang Israel yang sebagian besar di antaranya adalah para ekstrimis Zionis telah memaksa masuk ke dalam komplek Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis Timur sejak awal tahun 2014.

Rezim Zionis Israel sendiri dalam beberapa dekade ini gencar berusaha melakukan pengubahan demografi Baitul Maqdis dengan membangun tempat-tempat permukiman Zionis secara ilegal, menghancurkan situs-situs sejarah dan mengusir penduduk pribumi Palestina. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account