Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Din Syamsudin Tolak Rencana Hamas Buka Kantor Perwakilan di Indonesia

Published 01/12/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

din syamsudin.Jakarta, LiputanIslam.com — Tidak seperti pimpinan DPR yang mendukung keinginan Hamas untuk membuka kantor cabang di Indonesia, Ketua ‎Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina (PPIP) Din Syamsuddin justru menolak rencana Hamas membuka kantor di Jakarta. Ia menilai hal tersebut akan menimbulkan konflik.

“Saya mohon kepada masyarakat luas, khususnya umat Islam, tidak perlulah kita mendukung pikiran itu. Terus terang kalau ada kantor perwakilan Hamas di Jakarta itu berarti kita membuka konflik Palestina ini melebar, tidak selesai-selesai,” kata Din, seperti dilansir detik.com, 30 November 2014.

Din yang juga menjabat sebagai Ketua Umum MUI, menyatakan bahwa sudah ada kedutaan besar Palestina di Jakarta. Sehingga menurutnya, tidak perlu ada kantor perwakilan Hamas. (Baca: Hamas Ingin Buka Kantor Perwakilan, DPR Setuju)

“Kita tahu ya, Hamas dan Fatah itu sudah bersatu sebenarnya. Tapi kalau kemudian salah satu dikedepankan. Maka itu akan menimbulkan konflik. Biarlah diwakili oleh kedutaan besar Palestina. Saya mohon masyarakat luas termasuk anggota DPR tidak perlu lah mendorong,” imbuhnya.

Din mengaku tidak tahu menahu apa kepentingan Hamas ingin membuka kantor di Jakarta. Namun ia menegaskan menolak rencana itu. “Biarlah semua aspirasi, kepentingan bangsa Palestina diselenggarakan lewat kedutaan besarnya di Jakarta,” ucapnya.

Gus Sholah: Apakah Kedubes Palestina Mengizinkan?

Tokoh besar Nahdlatul Ulama yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, Shalahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah tidak mau tergesa-gesa dan asal-asalan menyikapi wacana tersebut. Gus Sholah mengatakan jka Hamas ingin membuka kantor perwakilannya di Indonesia, ada satu hal yang perlu dilakukan pemerintah, yakni mesti ada izin dari Kedubes Palestina.

“Pastikan dahulu, kedutaan Palestina mengizinkan atau tidak?” kata dia, Sabtu 29 November 2014, seperti dilansir muslimedianews.com.

Hikmahanto: Indonesia Perlu Kebijakan Satu Palestina

Sementara itu, Pakar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai, ada dua hal yang perlu dicermati oleh pemerintah. Pertama, apakah Kantor Perwakilan Hamas tersebut nantinya merupakan perwakilan Palestina? Ini mengingat Indonesia telah lama mengakui Palestina sebagai negara yang dideklarasikan pada 16 November 1988 di Aljazair dan lagian sudah ada Kedutaan Besar Palestina di Jakarta.

“Pengakuan ini diwujudkan dalam Joint Communique dimulainya hubungan diplomatik antara Indonesia-Palestina pada tingkat Kedutaan Besar pada 19 Nopember 1989. Dan saat ini Palestina memiliki perwakilan dalam bentuk Kedutaan Besar (Embassy) di Indonesia yang berkedudukan di Jakarta,” ujar Hikamawanto.

Hal kedua yang perlu dicermati, menurut Hikmahanto, di Palestina terdapat dua faksi kuat yaitu partai Fatah dan Hamas. Fatah dan Hamas memiliki perbedaan yang signifikan terkait Negara Palestina merdeka. Bagi Fatah mereka dapat menerima kenyataan Israel sebagai sebuah negara yang berdampingan dengan Palestina merdeka. Namun, Hamas dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina tidak akan mengakui Israel.

“Indonesia tentu tidak perlu ikut dalam perpecahan internal Palestina. Indonesia wajib mendukung Palestina memperoleh kemerdekaannya tanpa harus berada dalam perpecahan internal Palestina. Pembukaan kantor perwakilan Hamas bila dikabulkan dikhawatirkan akan menarik Indonesia dalam perpecahan internal. Untuk itu, Indonesia perlu berkonsultasi dengan pemerintah resmi Palestina, termasuk dengan Dubes Palestina di Jakarta, dalam menyikapi keinginan delegasi Hamas,” tegasnya.

Hikmawanto mengatakan Indonesia sebaiknya mempunyai kebijakan satu Palestina (One Palestine Policy). Sehingga siapa pun pemenang pemilu di Palestina, apakah faksi Fatah atau Hamas, dan di antara mereka yang menjadi penguasa yang sah maka dialah yang di mata Indonesia merupakan pemerintah Palestina yang resmi. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account