Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Ujicoba Satelit “Pengejar”

Published 19/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

satelit rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Rusia tengah melakukan ujicoba satelit yang memiliki kemampuan untuk mengejar satelit atau benda-benda orbital lainnya. Satelit ini bisa memperbaiki namun sekaligus bisa juga menghancurkan satelit dan benda-benda orbital musuh.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Selasa (18/11), Satelit yang diberi nama Kosmos 2499 itu diluncurkan dengan roket Briz-KM pada tanggal 25 Desember 2013,  sebagai bagian dari misi rutin pengembangan jaringan satelit komunikasi militer Rodnik.

Dalam misi-misi peluncuran satelit Rodnik sebelumnya, sebanyak 3 satelit diluncurkan ke orbit.  Namun pada peluncuran terakhir itu sebuah satelit tambahan turut diluncurkan ke orbit.

Para analis militer AS awalnya menduga obyek keempat itu hanyalah pecahan roket, namun pada tahun 2014 Rusia baru mengakui benda itu adalah satelit. Dan selama itu, para pengamat satelit melihat satelit misterius yang melakukan pergerakan-pergerakan dan perpindahan orbit.

Puncaknya terjadi tanggal 9 November lalu ketika benda itu bergerak mendekati pecahan roket yang sebelumnya meluncurkan satelit itu ke luar angkasa, Briz-KM.

Menurut pengamat satelit Robert Christy, yang telah lama mengamati pergerakan satelit itu, Kosmos 2499 kini berada pada jarak beberapa puluh meter saja dari Briz-KM yang sudah tidak aktif.

“Saya rasa misi ini adalah sebuah ujicoba, dan Anda akan mengujicobanya dengan menggunakan satelit Anda sendiri karena kalau tidak Anda akan membuat orang lain marah. Amerika tentu tidak ingin satelit Rusia berada berdekatan dengan satelitnya,” kata Christy kepada BBC News.

Christy menyebut dirinya telah memprediksi sebelumnya, satelit itu akan mendekati Briz-KM pada Agustus lalu.

Christy menyebutnya sebagai inspektor satelit, yaitu satelit yang berfungsi untuk mengamat-amati satelit lain, atau manyadap komunikasinya. Namun teknologinya bisa dikembangkan untuk melumpuhkan satelit lawan. Namun ujicoba satelit untuk keperluan semacam itu, dilarang oleh perjanjian internasional.

“Yang terpenting adalah, semua pihak mengetahui bahwa pihak lain bisa melakukan hal yang sama,” kata Christy.

Namun di sisi lain, teknologi yang sama bisa sangat bermanfaat dalam dunia per-satelita-an. Satelit semacam itu bisa melakukan perbaikan dan memperpanjang usia satelit.

Di masa lalu, teknologi semacam ini masih sangat berbahaya dan beberapa ujicoba mengalami kegagalan. Demikian Christy menyebutkan. Namun, tahun ini saja AS dan Cina telah melakukan ujicoba sejenis.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account