Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Kissinger: AS Salah Katakan Assad Harus Menyingkir

Published 15/11/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

amerika_Henry-KissingerBerlin, LiputanIslam.com – Mantan diplomat dan politikus kawakan Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger mengakui negaranya salah membuat skenario penggulingan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Adalah kesalahan ketika sejak awal mengatakan bahwa Assad harus menyingkir, walaupun ini memang tujuan terakhir yang diinginkan,” kata peraih anugerah Nobel Perdamaian itu dalam wawancara dengan mingguan Jerman, Der Spiegel, yang dilansir Kamis (13/11).

Mantan Menteri Luar Negeri AS ini menambahkan, “Saya tidak setuju bahwa krisis Suriah dapat diartikan sebagai diktator kejam terhadap rakyat yang tak berdaya, dan bahwa rakyat akan menjadi demokratis jika Anda dapat menyingkirkan si diktator.”

Kissinger berpendapat bahwa sejak awal krisis Suriah “AS seharusnya menjalin dialog dengan Russia dan bertanya apa hasil yang kita inginkan di Suriah, dan merumuskan strategi bersama.”

Suriah dilanda krisis pemberontakan sejak tahun 2011 yang kemudian memancing kedatangan para ekstrimis pendukung jaringan teroris al-Qaeda dari berbagai negara dengan bantuan dana, senjata, fasilitas dan lain-lain dari berbagai negara Barat, terutama Amerika Serikat (AS), dan negara-negara sekutu Arab mereka di Timur Tengah (Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Jordania dan Uni Emirat Arab, serta Turki.

Dalam perkembangan itu, sebuah kelompok memisahkan diri al-Qeada dan menamakan dirinya Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok ini kemudian berubah menjadi kekuatan bersenjata terbesar anti pemerintah Suriah.

Pasukan Suriah sempat terdesak hebat dan banyak kota berjatuhan ke tangan para ekstrimis, namun pasukan Suriah kemudian berhasil merebut kembali kota demi kota setelah dibantu milisi Hizbullah, sementara ISIS di berbagai kawasan yang masih mereka kuasai di bagian Timur Suriah lantas memilih mengerahkan kekuatannya di Irak utara hingga berhasil merebut banyak kawasan sambil menebar banyak kejahatan yang menggemparkan dunia dan bahkan mengancam kepentingan Barat di Irak.

Karena aksi-aksi ISIS sudah di luar kendali, AS dan para sekutunya lantas balik memusuhi ISIS dan menggalang aliansi internasional anti ISIS. Dalam aksinya, pasukan aliansi melancarkan serangan udara terhadap ISIS di Suriah tanpa ada persetujuan sama sekali dari pemerintah Damaskus ataupun mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Karena itu, sebagian kalangan mengatakan bahwa AS dan sekutunya berusaha mengendalikan perilaku ISIS tetapi sembari berusaha untuk tetap mencari-cari jalan bagi penggulingan Presiden Bashar al-Assad, terutama dengan menata kembali kekuatan kelompok-kelompok oposisi Suriah yang belakangan semakin kehilangan pamornya. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account