Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Para Pemimpin ASEAN Bicarakan Ebola dan ISIS di Myanmar

Published 12/11/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

aseanNay Pyi Taw, LiputanIslam.com — Para pemimpin negara-negara ASEAN bertemu di Myanmar, hari ini (12/11), untuk membicarakan berbagai isu global dan regional termasuk virus ebola dan ISIS. Isu penting lainnya yang mendapat perhatian serius adalah masalah perbatasan di perairan Laut Cina Selatan yang melibatkan 2 negara ASEAN Vietnam dan Filipina, dengan  Cina.

Ini adalah salah satu even internasional terbesar yang digelar oleh Myanmar setelah berakhirnya regim militer. Demikian BBC News melaporkan dengan menambahkan bahwa masalah reformasi demokratis di Myanmar kini masih menjadi pertanyaan. Terlebih dengan tewasnya seorang wartawan di tahanan militer baru-baru ini.

Dikabarkan bahwa Presiden AS Barack Obama juga hadir dalam pertemuan tersebut dan akan menjumpai Presiden Myanmar Thein Sein serta tokoh oposisi Aung San Suu Kyi.

Pertemuan digelar di ibukota Nay Pyi Taw. Para pemimpin pemerintahan dan negara ke-10 negara ASEAN hadir dalam pertemuan itu, termasuk Presiden Indonesia Jokowi.

ASEAN didirikan pada tahun 1967 oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. Brunei bergabung tahun 1984, disusul oleh Vietnam tahun 1995, Laos dan Burma tahun 1997, dan terakhir Kamboja tahun 1999.

Pada tahun 1994 ASEAN membentuk Asean Regional Forum, dengan tujuan memecahkan masalah-masalah internal secara damai.

Dalam draft pernyataan bersama disebutkan bahwa para pemimpin ASEAN berkomitmen pada “semua langkah yang perlu untuk mencegah orang-orang militan untuk bergabung dengan kelompok-kelompok teroris.” Wabah virus ebola yang telah menelan nyawa 5.000 orang diharapkan juga menjadi pembahasan, meski selama ini wabah ini belum masuk ke ASEAN.

Pada hari Kamis (13/11) para pemimpin ASEAN diharapkan akan bertemu dengan Presiden Cina Li Keqiang.

Meski telah menjalankan sejumlah besar reformasi politik yang hasil terbesarnya adalah pembebasan tokoh oposisi Aung San Suu Kyi dan bergabungnya ia dalam persaingan politik yang lebih demokratis, konstitusi Myanmar masih belum berubah sehingga para pengkritik menyeubut demokrasi di Myanmar sebagai “demokrasi semu”.

Disusun pada tahun 2008, konstitusi Myanmar memungkinkan kontrol militer atas kehidupan politik, menjamin mereka dengan 1/4 jumlah kursi parlemen, dan memberi hak veto kepada militer dalam perubahan konstitusi.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account