Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Dua Tahun Diusir, Kini Status Kependudukan Warga Syiah Sampang Dicabut

Published 07/11/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
anak pengungsi 1
Foto: Kompas

Sampang, LiputanIslam.com – Setelah setahun lebih tinggal warga Syiah tinggal di Rumah Susun (Rusun) Jemundo, Purpa Agro, Sidoarjo, Jawa Timur, kini statusnya sebagai penduduk Sampang akan dicabut. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Sampang, Fadilah Budiono. Menurut Fadilah, perpindahan status kependudukan warga Syiah Sampang sedang diproses oleh Pemprov Jawa Timur.

“Tinggal tunggu waktu kapan selesainya proses tersebut,” ujar Fadilah Budiono, Rabu (5/11/20141) seperti dilansir Kompas.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sampang, M Zuhri saat dikonfirmasi mengaku belum tahu soal proses perpindahan administrasi warga Syiah Sampang. Sampai saat ini belum ada berkas yang masuk baik dari Pemprov Jatim atau dari warga Syiah sendiri.

“Belum ada apa-apa ini ke kami. Tapi jika melihat dari lamanya mereka meninggalkan Sampang, sudah memenuhi syarat untuk pindah kependudukan,” ungkapnya.

Diakui Zuhri, proses perpindahan itu diperkirakan masih dalam pembicaraan antara pimpinan tertinggi di Sampang. Hasil pembicaraan itu belum disampaikan kepada instansi teknis terkait.

Sebelumnya, upaya untuk mengembalikan puluhan warga Syiah ke kampung halamannya di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben dan Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, sudah dilakukan oleh beberapa ormas dan organisasi keagamaan. Namun upaya itu masih menemui jalan buntu, lantaran ada pemuka-pemuka agama di daerah tersebut yang menolaknya.

Berbagai persyaratan yang diajukan kepada warga Syiah belum diterima, seperti berpindah keyakinan kepada Ahlussunnah wal Jamaah, melakukan ritual sumpah pocong dan berbagai persyaratan administrasi lainnya.

Pada Agustus silam, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga telah mengunjungi para pengungsi. Ustad Iklil Al-Milal selaku koordinator pengungsi, dan tiga pengungsi lainnya, Nur Kholis, Muhlisin dan Muhammad Zaini, menyampaikan unek-unek dan harapannya selama dua tahun teraniaya dan menjadi pengungsi.

Nur Kholis, menyampaikan bahwa sebenarnya baik pengungsi dan warga kampung sudah sama-sama ingin islah dan berdamai. Hanya segelintir kiai dan pemerintah daerah baik kabupaten dan provinsi yang entah mengapa menghalangi proses islah. Fakta ini berbeda dengan dalih yang selama ini dikemukakan pihak pemerintah daerah tersebut bahwa mereka bermaksud melindungi pengungsi dari kemungkinan berulangnya tindak kekerasan jika pulang kampung sebab ancaman warga setempat masih kerap terjadi.

“Sebenarnya kami sudah berdamai dengan masyarakat di sana dan menandatangani pakta perdamaian (islah). Kami menjawab perdamaian warga dengan perdamaian juga. Tapi pemerintah tidak memanfaatkan modal itu malah kami yang disalahkan,” keluh Nur Kholis.

Hal senada diungkapkan oleh Ali Ridha Assegaf, pengurus DPW ABI Jawa Timur yang mendampingi pengungsi. Ia menyatakan bahwa sebenarnya modal perdamaian di akar rumput sudah ada. Namun patut disayangkan Pemkab dan Pemprov serta segelintir kiai malah menghalangi terjadinya proses islah.

Tragedi Syiah Sampang terjadi pada Agustus 2012, saat itu, berdatangan massa yang melakukan tindak kekerasan kepada warga Syiah, membakar dan mengusir mereka dari kampung halamannya. Dari laporan Suara Pembaruan, setidaknya 60 unit rumah hangus terbakar, dan seorang warga tewas dibacok. Warga penganut mazhab Syiah ini dianggap sesat atau bukan Islam. Warga terpaksa mengungsi di GOR Sampang selama berbulan-bulan, sebelum dipindahkan lagi ke Rusun Puspa Agro pada Juni 2013.

Menurut  Risalah Amman, Syiah Ja’fari dan Zaidi diakui sebagai mazhab yang sah dalam Islam. Sementara itu, Habib Ali al-Jufri, ulama Ahlussunnah wal Jama’ah, juga menyatakan dengan tegas, bahwa musuh Sunni – Syiah adalah pihak-pihak yang menghendaki keduanya (Sunni-Syiah)  bermusuhan. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account