Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pakar: Kisruh Parlemen Gara-Gara UU MD3

Published 03/11/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

DPRJakarta, LiputanIslam.com–Pakar politik LIPI Ikrar Nusa Bhakti menyebut, asal mula kekisruhan di parlemen adalah UU MD3 yang memuat berbagai pasal baru yang dinilai menguntungkan Koalisi Merah Putih.

“Kalau buat saya titik tolaknya UU MD3, UU itu yang kemudian meluluh lantahkan sistem politik di Parlemen,” kata Ikrar seperti dikutip Metronews (30/10/2014).

Sistem politik di Parlemen selama ini mengemukakan asas proposionalitas, namun berdasarkan UU MD3, berganti menjadi sistem paket. Menurut Ikrar, sistem paket pada pemilihan pimpinan di DPR dan MPR, menujukkan adanya niat kurang baik yang menyebabkan kartelisasi politik di Parlemen menjadi kenyataan.

Sistem politik di Parlemen, kata Ikrar, sudah sangat liberal, monopolistik, dan hegemonistik. “Siapa yang bisa merasuk pikiran orang dan mendominasi itulah kemudian menang, ini bagi saya menjadi titik kritis dalam sistem politik kita,” kata dia.

Sebelumnya, mantan Menteri Hukum dan HAM Mohammad Andi Mattalatta juga mengkritisi UU MD3.

“Saya mensinyalir UU MD3 menjadi kisruh karena sudah ketahuan peta politiknya. Undang-undang dirumuskan setelah muncul nama-nama anggota legislatif baru,” kata Andi, seperti dikutip CNN Indonesia (27/10).

Menurut Andi, UU MD3 menjadi rentan bermuatan politik karena peta kursi parlemen di tingkat legislatif sudah tertakar. Sejatinya, kata Andi, undang-undang tersebut menjadi ranah pembahasan anggota legislatif terpilih.

“Undang-undang yang dibahas oleh DPR yang sudah terpilih dengan yang akan terpilih tentunya akan berbeda. Ini mengenai orientasi politik,” tambah Andi.

UU MD3 yang baru telah menutup peluang bagi partai pemenang pemilu untuk menempatkan wakilnya di kursi Ketua DPR. Undang-undang tersebut juga pemilihan Ketua DPR melalui mekanisme voting. Dalam kasus transisi pemerintahan kemarin, jumlah kursi partai pendukung Joko Widodo kalah banyak dari Prabowo Subianto, maka koalisi pendukung Jokowi dengan mudah dijegal masuk bursa pimpinan DPR.

Selain itu, UU MD3 memberi perlindungan ekstra kepada anggota DPR ketika berhadapan dengan hukum, utamanya kasus korupsi. Penegak hukum diharuskan meminta izin Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) jika ingin melakukan pemeriksaan terhadap anggota DPR. (fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account