Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

PBNU: Radikalisme Islam dan Neoliberalisme, Ancaman Bagi Indonesia

Published 01/11/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Deklarasi Dukung ISIS di Jakarta
Demo Dukung ISIS di Jakarta

Jakarta, LiputanIslam.com–Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Adnan Anwar mengatakan, ancaman terbesar bangsa Indonesia sekarang berasal dari dalam negeri berupa gerakan radikalisme Islam yang muncul dari Timur Tengah dan gerakan neoliberalisme yang muncul dari Barat. Dua gerakan ini mengancam disintegrasi bangsa.

Menurut Anwar, gerakan radikalisme Islam memiliki akar kesejarahan yang kuat di Indonesia dan mendapatkan momentum dari kondisi sosial-politik lokal dan global. Pemerintah harus mewaspadai gerakan mereka selama ini.

“Kekuatan gerakan radikal Islam di Indonesia jelas tak boleh dipandang sebelah mata. Gerakan radikal Islam ini terus merekrut anggota baru, diperkuat dengan jaringan rapi dan tersebar luas, serta didukung pendanaan yang kuat,” ujar Adnan di Jakarta, Kamis (30/10/2014). seperti dikutip Tribunnews.

Menurutnya, pendeteksian, pencegahan, dan penanganan gerakan radikalisme Islam tak bisa lagi menggunakan pendekatan-pendekatan keamanan konvensional karena terbukti tidak cukup efektif guna menghancurkan gagasan fundamentalisme sampai ke akar-akarnya.

Seringkali, sambung Adnan, gerakan mereka mengancam kerukunan hidup berbangsa dan bernegara lewat tindakan intimidasi, kekerasan, serta pembatasan hak-hak asasi umat beragama lainnya. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan memecah belah umat dan perdamaian.

Menyadari kondisi tersebut, Pemerintahan Jokowi-JK diharapkan mampu mengkonsolidasikan segenap potensi bangsa dan negara untuk menangkal dan mengatasi ancaman radikalisme Islam yang nyata dan amat berbahaya.

Ia mengusulkan Presiden Jokowi di awal masa pemerintahannya perlu mengambil langkah-langkah strategis seperti menyebarkan gagasan kebangsaan, khususnya di kalangan pemuda-pemuda Islam, agar tidak dapat disusupi ideologi fundamentalisme Islam.

Jokowi juga harus memprioritaskan pendekatan sosial-kultural dibandingkan pendekatan militeristik yang penuh dengan kekerasan. Mengoptimalkan fungsi dan peran Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melakukan langkah-langkah pendeteksian dini, pencegahan, dan penanganan gerakan radikal Islam. (baca: Tangkal Konflik Horizontal, Kemenang Susun RUU Kerukunan Beragama)

“Presiden Jokowi dapat menunjuk figur Kepala BIN yang seyogyanya berasal dari kalangan sipil, memiliki kapasitas, pengetahuan, dan pengalaman panjang dalam melakukan pendeteksian dini, pencegahan, dan penanganan gerakan terorisme dan radikalisme Islam di Indonesia,” ujar Adnan.(fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account