Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pasien Ebola AS Akhirnya Meninggal

Published 09/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

texas-ebola-hazmat-suits-horizontal-galleryDallas, LiputanIslam.com — Orang pertama yang terdiagnosa menderita virus ebola di AS, akhirnya meninggal dunia. Demikian keterangan pejabat otoritas kesehatan AS, Rabu (8/10).

Thomas Eric Duncan, dinyatakan tertular virus ebola di negaranya, Liberia pertengahan September lalu, sebelum pergi ke AS untuk menemui kerabatnya. Ia baru terdiagnosa virus ebola setelah jatuh sakit dan memeriksakan diri di rumah sakit di Dallas. Sejak  sejak itu ia menjalani perawatan intensif di ruang isolasi, termasuk mendapatkan serum ujicoba ZMapp. Namun kondisinya terus memburuk.

Sebelumnya, Rabu (8/10), pemerintah AS mengumumkan prosedur keamanan baru di titik-titik masuk ke AS untuk mendeteksi penumpang yang terinfeksi virus ebola. Demikian laporan BBC News.

Sejauh ini telah lebih dari 3.600 orang tewas dari sekitar 7.500 kasus infeksi ebola di negara-negara Afrika barat, sejak wabah terburuk ebola itu mulai merebak bulan Februari lalu.

“Dengan sangat sedih dan berat hati kami harus mengumumkan meninggalnya Thomas Eric Duncan pagi ini pukul 7.51,” kata jubir Rumah Sakit Dallas.

Pengumuman itu disampaikan tidak lama setelah Menlu John Kerry mendesak negara-negara di dunia untuk meningkatkan respon dalam memerangi virus ebola.

“Lebih banyak negara yang bisa, dan harus meningkatkan responnya,” kata Kerry dalam konperensi pers bersama Menlu Inggris Philip Hammond.

Demi memerangi penyebaran ebola, AS telah menjanjikan pengiriman 4.000 pasukan ke Afrika, barat, sedangkan Inggris mengirimkan 750 personil militer ke Sierra Leone.

Duncan yang bekerja sebagai sopir perusahaan kurir, dinyatakan mengidap virus ebola pada tanggal 30 September lalu di Dallas, 10 hari setelah tiba di AS dari Monrovia, Liberia.

Ia mengalami sakit, beberapa hari kemudian, namun para dokter baru menaruh perhatian serius setelah ia memberitahukan dirinya baru tiba dari Liberia, negara yang paling parah terserang wabah ebola. Selanjutnya ia ditempatkan di ruang isolasi dan mendapatkan perawatan intensif, namun kondisinya terus memburuk sebelum akhirnya dinyatakan meninggal. 10 orang yang diketahui melakukan kontak dengannya, kini dalam pengawasan ketat petugas kesehatan.

Bila Duncan terdiagnosa virus ebola di AS, 3 orang pekerja sukarela AS sebelumnya terinfeksi di Afrika dan mendapatkan perawatan di AS. Kini ketiganya telah sembuh dari penyakit mematikan itu setelah mendapatkan pengobatan serum ZMapp.

Sementara itu kasus pertama penularan virus ebola di luar Afrika pertama dilaporkan terjadi di Spanyol, Rabu (8/10), ketika seorang perawat yang merawat penderita virus ebola, terinfeksi virus mematikan itu.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account