Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

5 Warga Afghanistan Digantung Karena Memperkosa

Published 09/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Afghanistan Rape Trial-3Kabul, LiputanIslam.com — 5 orang warga Afghanistan dihukum gantung setelah dinyatakan terbukti melakukan pemerkosaan massal yang mengguncangkan masyarakat Afghanistan, di Herat, Agustus lalu.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, para terpidana itu digantung di penjara Pul-e-Charkhi di timur ibukota Kabul. Seorang terpidana lainnya juga dihukum gantung atas kejahatan lainnya.

Otoritas Afghanistan mengabaikan permintaan kelompok-kelompok HAM internasional untuk membatalkan hukuman dengan alasan proses pengadilan tidak berjalan adil.

BBC melaporkan, kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan relatif cukup banyak terjadi di Afghanistan, namun kasus ini mendapatkan perhatian luas dari publik Afghanistan dimana sebagian besar warga Afghanistan menuntut hukuman mati bagi para terdakwa.

“Putusan pengadilan telah diimplementasikan dan semua terpidana telah dieksekusi,” Kepala Kejaksaan Atta Mohammad Noori kepada media massa, Rabu (8/10).

Mantan Presiden Hamid Karzai menandatangani persetujuan hukuman mati kelima terpidana pada hari terakhirnya bertugas. Sedangkan presiden baru Ashraf Ghani, tidak memberikan keterangan tentang kasus ini.

Aksi pemerkosaan yang menghebohkan itu terjadi 23 Agustus di tempat wisata populer di distrik Paghman dekat Kabul, ketika para wanita dan keluarganya kembali dari pesta pernikahan keluarga mereka di Kabul.

Para pelaku, yang sebagian memakai seragam polisi dan bersenjata, mengikat para lelaki dan menyerat para wanita dan memperkosanya.

Namun meski mendapat dukungan rakyat Afghanistan yang marah atas aksi keji tersebut, hukuman mati itu justru dikecam oleh para aktifis HAM internasional yang menuduh proses pengadilan tidak berjalan adil, termasuk adanya penyiksaan dalam penyelidikan.

Dalam kasus itu kelima terpidana juga mendapat hukuman atas kasus perampokan bersenjata bersama 2 orang lainnya. Kedua orang lain yang tidak terlibat pemerkosaan, hanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

BBC melaporkan, sejak tergulingnya regim Taliban dari kekusaan tahun 2001, ratusan orang telah dijatuhi dihukum mati karena kejahatan. Namun Karzai sendiri hanya menyetujui 30 dari hukuman mati itu.

Polisi kini tengah memburu seorang penjahat, Habib Istalifi, yang dijatuhi hukuman mati atas kejahatan-kejahatannya selama 10 tahun terakhir.

“Ia pimpinan kelompok penjahat besar yang terlibat dalam kasus-kasus penculikan dan perampokan bersenjata. Ia terlibat kasus-kasus pembunuhan pengemudi kendaraan,” kata Hashmat Stanekzai, jubir kepolisian Kabul kepada BBC.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account