Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Twitter Lakukan Langkah Hukum Menolak Mata-Mata Pemerintah

Published 08/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

twitterWashington DC, LiputanIslam.com — Twitter menuntut pemerintah AS karena masalah undang-undang pengawasan atau mata-mata.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (8/10), di bawah undang-undang saat ini Twitter tidak dapat membuka sejumlah informasi tentang permintaan pemerintah atas data-data pengguna Twitter terkait dengan masalah keamanan nasional.

Twitter menganggap hal ini telah melanggar hak kebebasan berbicara (right to free speech) sebagaimana dijamin dalam Amandemen Pertama Konstitusi AS.

Twitter menyebutkan bahwa upayanya membawa kasus ini ke pengadilan adalah untuk memaksa pemerintah untuk lebih transparan tentang permintaan data personal pengguna Twitter.

“Adalah kayakinan kami bahwa kami berkewajiban, di bawah Amandemen Pertama Konstitusi, untuk menanggapi perhatian para pengguna kami dan terhadap pernyataan pemerintah AS, dengan menyediakan informasi tentang cakupan pengamatan (mata-mata) pemerintah,” tulis pengacara Twitter, Ben Lee, dalam sebuah blog.

Hari Selasa (7/10), Twitter mengajukan tuntutan terhadap Kejaksaan dan Kepolisian Federal di sebuah pengadilan Kalifornia utara.

Pada bulan April, Twitter mengirimkan Laporan Transparansi kepada pemerintah untuk dipublikasikan. Namun para pajabat sejauh ini menolak permintaan Twitter untuk membagikan laporan itu secara penuh ke publik.

Dalam laporan tersebut tercantum informasi-informasi  spesifik tentang sifat dan jumlah dari permintaan informasi tentang pengguna oleh pemerintah terkait dengan masalah keamanan nasional.

“Pemerintah AS melakukan banyak, namun tidak lengkap, pidato tentang cakupan kegiatan mata-mata bagi keamanan nasional berkaitan dengan provider-provider komunikasi, sementara pada saat yang sama melarang provider-provider informasi seperti Twitter untuk menyediakan perspektif mereka sendiri yang terinformasi sebagai resep-resep yang potensial bagi berbagai macam permintaan yang terkait dengan keamanan,” tulis Twitter.

Meskipun Twitter menerima lebih sedikit permintaan informasi dibandingkan perusahaan-perusahaan raksasa teknologi informasi lainnya seperti Google, ACLU (American Civil Liberties Union) menyebutkan langkah Twitter itu akan mendorong tuntutan yang sama dari perusahaan-perusahaan teknologi informasi lainnya.

“Perusahaan-perusahaan teknologi informasi berkewajiban untuk melindungi informasi-informasi sensitif pelanggan mereka atas tindakan pengawasan pemerintah, dan untuk bersikap jujur dengan konsumen mereka tentang bagaimana informasis tentang mereka digunakan dan dibagikan,” kata Jameel Jaffer, Deputy Legal Director dari ACLU.

Beberapa perusahaan teknologi informasi seperti Microsoft, Google, Facebook dan Dropbox, telah berusaha menentang penggunaan data-data pengguna mereka oleh pemerintah. Sebagian lainnya seperti Apple, melakukan langkah pengamanan dengan melakukan enkripsi atas data-data pengguna mereka sehingga tidak bisa dibuka oleh aparat pemerintah.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account