Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

JK Pilih Mesin Murah Tiongkok Untuk Pembangkit Listrik, Amankah?

Published 04/10/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

jk nuJakarta, LiputanIslam.com — Besarnya anggaran subsidi listrik yang dibebankan dalam APBN menuai kritik dari wakil presiden terpilih, Jusuf Kalla (JK). Menurutnya, dana sebanyak itu cukup untuk membangun pembangkit listrik 10.000 megawatt.

“Dulu waktu saya (jadi) wapres, subsidi listrik hanya Rp 40 triliun, sekarang Rp 100 triliun, banyak sekali. Dana sebanyak itu cukup untuk bangun pembangkit listrik 10.000 MW,” ungkap JK di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Kamis (2/10/2014), seperti dilansir Detikcom.

Ke depannya, pemerintah baru akan memprioritaskan pembangunan pembangkit listrik tanaga uap (PLTU) sebanyak 25.000 MW per 3 tahun, sehingga tidak ada lagi penggunaan pembangkit diesel (BBM).

“Kita cari yang cepat dari Tiongkok, pembangkit mereka cepat dan murah, memang ada yang salah dari Tiongkok? Kita minta kualitasnya yang asli jangan yang KW-4. Bisa juga kan gear-gear mesinnya diganti dengan buatan Amerika, nggak ada masalah, yang penting cepat karena kita harus bangun banyak pembangkit listrik banyak kalau mau selamat,” ungkapnya.

JK menceritakan, waktu memutuskan program pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW tahap I, ia cukup bicara 10 menit dengan Presiden Tiongkok saat itu.

“Kita mau bangun listrik saat itu nggak ada uang, makanya saya datang ke Presiden Tiongkok bicara cuma 10 menit keluar pinjaman US$ 10 miliar, yang penting proyek itu ada garansi dari pemerintah. Kekuatan pemerintah itu ada di tandatangan,” ujarnya.

“Apalagi saat 10.000 MW tersebut, kalau kita pakai produk Tiongkok kalau rusak kita nggak perlu bayar, mereka harus ganti kerusakan mesinnya. Kalau kita pakai dari yang lain kita tetap harus bayar kalau rusak,” jelas JK.

Meski JK menilai bahwa mesin buatan Tiongkok murah dan tanpa masalah, namun realitas di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Seperti diketahui bersama, Bus Transjakarta dari Tiongkok dan bermerek Yutong selalu saja ditimpa petaka. Mulai dari sekedar mogok, patah hingga terbakar. Selama tahun 2014 saja, sudah ada 8 bus yang terbakar. (Baca: Ini Daftar Bus Transjakarta yang Terbakar)

JK Kritik Dahlan Iskan

JK juga mengkritik kebijakan PT PLN (Persero) yang menyewa banyak mesin diesel (genset) pada 3-5 tahun yang lalu. Menurutnya, keputusan itu fatal.

“Kesalahan PLN 3-5 tahun lalu adalah menyewa banyak diesel 7.000-8.000 MW totalnya, itu kesalahan sangat fatal,” ujar JK.

Pada masa itu, PLN dipimpin oleh Dahlan Iskan sebagai Direktur Utama. Dahlan menjabat sebagai Dirut PLN pada 2009-2011, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Menteri BUMN. JK mengatakan, keputusan sewa genset tersebut karena alasan proyek pembangkit listrik 10.000 megawatt (MW) banyak yang telat.

“Kalau telat permasalahannya kenapa? Uang negara yang kau pakai buat sewa genset itu besar, kenapa tidak gunakan uang itu untuk percepat penyelesaian proyek 10.000 MW itu,” ungkap JK.

Namun menurut Dahlan, sejak tanggal 23 Desember 2009 ketika ia diangkat menjadi Dirut PLN, krisis listrik Indonesia sedang sangat parah. Langkah jangka pendek yang diambil adalah mendatangkan ribuan genset dengan cara disewa. Karena hanya dengan genset, krisis listrik Indonesia bisa dengan cepat teratasi. Sedangkan langkah jangka panjang Dahlan adalah mempercepat pembangunan PLTU, PLTG, PLTP, PLTA, PLTS dan sumber energi listrik lainnya. (ph)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account