Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Swedia Mengakui Negara Palestina

Published 03/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

perdana menteri swediaStockholm, LiputanIslam.com — Swedia mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Demikian pernyataan Perdana Menteri Stefan Lofven dalam pidato pelantikannya sebagai perdana menteri di depan parlemen, Jumat (3/10).

Sebagaimana dilaporkan BBC News, ini adalah pengakuan pertama dari negara “anggota senior” Uni Eropa kepada Palestina.

“Konflik antara Israel dan Palestina hanya bisa diselesaikan dengan “solusi 2 negara”,” kata Stefan Lofven dalam pidatonya.

“Hal ini harus dinegosiasikan berdasarkan hukum internasional,” tambahnya.

Bulan lalu pemerintahan “aliasi tengah-kanan” pimpinan Fredrik Reinfeldt yang telah berkuasa selama 8 tahun, tumbang, setelah mendapatkan mosi tidak percaya parlemen. Hal ini memberi kesempatan Loften dari partai Social Democrats untuk membentuk pemerintahan koalisi baru yang berisi partai-partai “kiri”, termasuk Partai Hijau.

“Sebuah solusi 2 negara membutuhkan saling pengakuan dan sebuah niat bagi terbentuknya perdamaian. Karena itulah maka Swedia mengakui negara Palestina,” kata Lofven.

Swedia bergabung dengan lebih dari 130 negara lain yang telah mengakui kedaulatan negara Palestina.

Sebagian besar dari 28 anggota Uni Eropa menahan untuk mengakui kedaulatan Palestina dan beberapa negara yang telah mengakui Palestina, melakukannya sebelum bergabung dengan Uni Eropa, yaitu Hungaria, Polandia dan Slovakia.

Beberapa koresponden menyebutkan langkah tersebut kemungkinan akan mendapat kecaman keras dari Israel dan AS yang menyebut negara Palestina harus dihasilkan melalui negosiasi.

Pada tahun 1988 pemimpin Palestina Yasser Arafat secara unilateral mendeklarasikan negara Palestina di wilayah-wilayah sebelum pendudukan Israel tahun 1967 yang meliputi Tepi Barat, Jerussalem, dan Jalur Gaza. Deklarasi ini mendapat dukungan negara-negara Arab, komunis dan negara-negara Non-Block termasuk negara-negara Amerika Latin.

Dalam Perjanjian Oslo tahun 1993 antara PLO dan Israel disebutkan tentang saling pengakuan kedaulatan kedua negara. Namun hingga 2 dekade kemudian perjanjian ini tidak membuahkan hasil nyata.

Pada tahun 2012 Sidang Umum PBB meningkatkan status keanggotaan Palestina menjadi “negara pengamat bukan anggota”, sebuah kenaikan tingkat menjadi “negara”.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account