Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

PM Australia: Keamanan Lebih Penting dari Kebebasan

Published 23/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

tony-abbottMelbourne, LiputanIslam.com — PM Australia Tony Abbott menyebut keamanan lebih penting dari kebebasan. Hal itu dikatakannya menyusul terjadinya beberapa operasi anti-teror dalam seminggu terakhir serta rencana pemerintah untuk menerapkan UU Keamanan baru yang akan mengurangi sebagian kebebasan warga.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Abbott di hadapan anggota parlemen, Senin (22/9), mengatakan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan kekuasaan lebih besar untuk memerangi ancaman teroris.

Pemerintah Australia percaya ada sekitar 60 warga Australia yang bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Timur Tengah. Dengan undang-undang keamanan yang baru, warga Australia yang bepergian ke daerah operasi terorisme akan dapat dikriminalisasikan.

Abbott memberi contoh tentang daerah operasi teroris tersebut, yaitu Raqqa di utara Suriah. Di daerah ini, baru-baru ini media-media sosial di seluruh dunia menyebarkan gambar seorang bocah laki-laki menjinjing sepotong kepala prajurit Suriah yang gugur. Bocah laki-laki itu diketahui sebagai putra dari seorang anggota kelompok militan asal Australia.

“Pesan saya yang jelas kepada seluruh warga Australia yang berperang bersama kelompok-kelompok teroris adalah, Anda akan ditangkap, didakwa dan dijebloskan ke penjara untuk waktu yang lama, dan bahwa hukum kita tengah dirubah untuk memudahkan kita menjaga para teroris menjauhi jalan-jalan kita,” kata Abbott.

Abbott menambahkan bahwa undang-undang keamanan baru untuk mencegah dan menangani terorisme akan diajukan ke parlemen minggu ini. Di antara hal-hal baru yang diatur dalam undang-undang itu adalah mewajibkan perusahaan komunikasi untuk memberikan data kepada aparat keamanan.

“Dengan sangat disesalkan untuk beberapa waktu mendatang, keseimbangan antara kebebasan dan keamanan mungkin harus dirubah,” kata Abbott.

“Mungkin akan ada pembatasan lebih besar bagi sebagian orang agar yang lain mendapatkan perlindungan lebih besar,” tambahnya.

Minggu lalu polisi Sydney dan Brisbane melancarkan operasi penangkapan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam komplotan teroris yang tengah merencanakan serangan di Australia.

Sementara dalam perkembangan lainnya, pemerintah Australia setuju untuk memasukkan “penyiksaan” ke dalam daftar larangan spesifik bagi petugas dinas rahasia yang menahan tersangka teroris. Langkah ini menyusul kritikan publik yang menghendaki para petugas keamanan tidak “kebal hukum” dalam menangani tersangka terorisme.

Duncan Lewis, sekretaris jendral dinas inteligen Australia ASIO, mengatakan bahwa penyiksaan tidak pernah dilakukan oleh para petugasnya.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account