Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Al-Masri al-Youm: Irak Sambut Iran, Bukan Arab, Dalam Perang Anti ISIS

Published 16/09/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

ISIS-Iraq-Syria-US-IranKairo, LiputanIslam.com – Harian al-Masry al-Youm dalam laporannya mengenai konferensi kontra kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bertema “Keamanan dan Perdamaian di Irak” yang berlangsung di Paris, ibu kota Perancis, Senin kemarin (15/9) menyebutkan bahwa Perdana Menteri Irak Fouad Massoum terlihat menampik negara-negara Arab dan malah optimis pada besarnya peranan Iran dalam perang melawan terorisme.

Menurut al-Masry al-Youm, Massoum dalam wawancara dengan Associated Press menekankan urgensi keterlibatan Iran dalam segala bentuk upaya internasional untuk menumpas terorisme. Sembari menyatakan negaranya tidak memerlukan keterlibatan Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dalam serangan udara anti ISIS, Massoum menyayangkan ketidak hadiran Iran dalam konferensi Paris.

Koran Mesir itu menilai pernyataan Massoum tak ubahnya dengan menampik keterlibatan negara-negara Arab dalam penumpasan ISIS dan malah berharap peran serta Iran, padahal konferensi itu dihadiri oleh sekitar 40 negara Barat dan Arab.

Iran sendiri, sebagaimana pernah diberitakan Liputan Islam, enggan menghadiri konferensi Paris karena hanya diarahkan untuk penggalangan aliansi anti ISIS di bawah komando AS. Padahal, menurut Iran, AS tidak bisa diharapkan serius memerangi ISIS. Menurut Teheran, Washington menerapkan standar ganda, tebang pilih, dan kondisional dalam isu anti ISIS. (Baca: Iran Remehkan Konferensi Kontra ISIS di Paris)

Dalam perkembangan terbaru, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei yang baru selesai menjalani masa perawatan pasca operasi di Teheran Senin (15/9) memastikan pemerintah AS membual, menebar omong kosong dan tendensius dalam kampanye anti ISIS. Hal itu dia kemukakan saat menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri AS John Kerry bahwa Iran tidak akan diajak dalam perang melawan ISIS.

“Adalah kebanggaan bagi kami ketika AS putus asa akan keterlibatan Iran dalam aksi menyimpang dan keliru yang dilakukan secara beramai-ramai, bahkan ini merupakan kebanggaan tertinggi bagi kami,” ungkapnya, sebagai dilansir IRNA, Selasa (16/9).

Di mata Teheran, AS adalah negara yang ikut membidani dan membesarkan ISIS untuk mengusik Suriah dan Irak, walaupun pada akhirnya ISIS keluar dari kontrol dan kendali AS dan negara-negara pengasuh ISIS lainnya.

Laporan lain dari New York Times Senin (16/9) menyebutkan klaim Kerry Senin kemarin bahwa pemerintahan Obama masih membuka pintu “komunikasi rahasia”-nya dengan Iran mengenai krisis keamanan Irak, tapi di saat sama juga menolak pelibatan Teheran dalam konferensi Paris.

Menurut New York Times, Kerry bahkan telah memberitahu Raja Abdullah dari Arab Saudi dan para pejabat tinggi Uni Emirat Arab bahwa AS tidak akan menghadiri konferensi Paris jika Iran juga ada di sana. Dia juga menegaskan bahwa negaranya tidak melakukan koordinasi militer dengan Iran.

Namun demikian, sebagaimana disebutkan IRNA, statemen Kerry mengenai “komunikasi rahasia” itu menunjukkan bahwa bagaimanapun juga Barat tetap berharap adanya kerjasama Iran untuk mengatasi problema yang justru diciptakan oleh Barat sendiri, apalagi telah diakui bahwa segala bentuk prakarsa keamanan Timur Tengah tidak mungkin berhasil tanpa kerjasama dengan Iran.

Menurut IRNA, hal inilah yang Senin kemarin menjadi sorotan media dunia, dan banyak kalangan menilai ketidak hadiran Iran dan Suriah dalam konferensi Paris telah menjadi titik kelemahan pertemuan kontra ISIS tersebut. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account