Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Ukraina Klaim NATO Telah Mulai Kirimkan Senjata

Published 15/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ukraine troops3Kiev, LiputanIslam.com — Negara-negara NATO telah mulai mengirimkan senjata ke Ukraina untuk membantu memerangi pemberontakan di wilayah timur. Demikian pernyataan Menteri Pertahanan Ukraina sebagaimana dilaporkan BBC News, Minggu petang (14/9).

Menhan Ukraina Valery Heletey tidak menyebutkan secara rinsi jenis senjata dan negara-negara yang terlibat dalam pengiriman senjata tersebut. Sebelumnya 5 negara anggota NATO, termasuk AS, menolak kabar tentang pengiriman senjata ke Ukraina.

Perdana Menteri Ukraina pernah menyebutkan bahwa NATO menjadi “satu-satunya kendaraan” untuk melindungi Ukraina dari ancaman Russia, yang dianggap telah campur tangan dalam konflik di Ukraina timur.

Rusia membantah telah campur tangan dalam konflik di Ukraina, meski tidak membantah adanya warga negaranya menjadi sukarelawan membantu para pemberontak separatis. Sejauh ini telah lebih dari 2.600 orang yang tewas dalam konflik di Ukraina timur dan ratusan ribu lainnya menjadi pengungsi.

Pada hari Jumat (8/9), sebuah gencatan senjata yang difasilitasi pemerintah Belarusia dan Organisasi Keamanan Eropa (OSCE) berhasil disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat konflik. Namun berbagai pelanggaran masih terus terjadi.

BBC News melaporkan, Minggu (14/9), pertempuran sengit terjadi di sekitar bandara internasional Donetsk yang masih diduduki pasukan Ukraina..

Heletey mengatakan kepada wartawan, Minggu (14/9) bahwa ia telah mendiskusikan pengiriman-pengiriman senjata dengan beberapa menteri pertahanan negara anggota NATO selama pertemuan tingkat tinggi NATO di Wales minggu lalu.

“Saya tidak berhak untuk membuka lebih detil negara-negara yang telah mencapai kesepakatan dengan kami. Namun faktanya adalah senjata-senjata itu telah telah dalam perjalanan menuju kemari. Ini sangat benar, saya bisa mengatakannya secara resmi kepada Anda,” kata Heletey.

Lebih jauh Heletey juga tidak membantah kabar tentang kemungkinan pembicaraan tentang senjata nuklir di masa mendatang.

Para pejabat NATO sendiri membantah memiliki rencana mengirimkan senjata ke Ukraina, namun tidak berwenang untuk mencegah masing-masing negara anggotanya untuk melakukan hal itu. Sementara pejabat-pejabat Italia, Polandia, Norwegia, dan AS telah membantah hal itu.

Pada hari Sabtu (13/9) PM Ukraina Arseniy Yatsenyuk menuduh Rusia menginginkan untuk menghancurkan Ukraina dan menyebutnya sebagai “agresor kunci” dalam konflik Ukraina.

NATO sendiri memperkirakan Rusia masih menempatkan sekitar 1.000 pasukan bersenjata berat di Ukraina, dan sekitar 20.000 pasukan di perbatasan.

Dalam KTT NATO di Wales minggu lalu, disepakati untuk membentuk pasukan gerak cepat yang bisa dikerahkan dalam waktu 48 jam. Langkah ini dipandang sebagai respon atas perkembangan di Ukraina.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account