Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Harian al-Ghad: Negara-Negara Arab Ikut Membidani Kelahiran ISIS

Published 13/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

liga arab vs isisAmman, LiputanIslam.com – Harian al-Ghad menyebutkan bahwa para pakar politik negara ini menilai negara-negara Arab ikut membidani kelahiran kelompok brutal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) karena mereka telah menelantarkan Suriah dalam krisis sekaligus mengabaikan Irak.

“Sebelum keadaan berkembang seperti sekarang, negara-negara Arab seharusnya menempuh suatu tindakan. Tapi nyatanya, dalam masalah ini mereka tidak eksis baik dari segi politik maupun ekonomi dan militer. Sekarang mereka malah bergantung pada John Kerry dan satu-satunya mitra mereka, Amerika Serikat (AS),” tulis surat kabar Jordania tersebut berdasarkan pendapat pakar politik negara ini, sebagaimana dikutip Newshub, Sabtu (13/9).

Al-Ghad mengutip pernyataan mantan menteri luar negeri Jordania Kamil Abu Jabir bahwa negara-negara Arab seharusnya melancarkan perang kultural dan ideologis terhadap ISIS.

“Dalam sejarah kita, bangsa-bangsa Arab dan Islam, belum pernah ada fenomena seperti ini (ISIS). Dari dinasti Umayyah hingga Abbasiah dan Fatimiyah tidak ada yang menerapkan pendirian yang serupa (dengan pendirian ISIS) sekarang,” ujarnya.

Pakar politik Jordania lainnya, Hasan Abu Nimah berpendapat bahwa serangan AS terhadap ISIS di Irak bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, hal yang menarik perhatian adalah rencana serangan AS ke posisi-posisi ISIS di Suriah setelah Washington menyatakan akan mempersenjatai kelompok-kelompok oposisi moderat Suriah dan tidak berniat bekerjasama dengan pemerintah Suriah.

Abu Nimah menilai AS berada dalam posisi dilematis. Washington tidak mungkin akan beraliansi dengan Damaskus karena sudah terlanjur menganggap pemerintah Suriah tidak sah, walaupun di saat yang sama AS juga tidak ingin menunjukkan secara terbuka statusnya sebagai negara penyuplai senjata kepada oposisi Suriah.

“Hanya saja,” katanya, “jika AS menyerang posisi-posisi (ISIS) di Suriah maka ini akan sangat menguntungkan pemerintah (Suriah).”

Sementara itu, Dirjen Lembaga Pensiunan Militer Jordania, Mahmoud Ardisat, menyebut ISIS sebagai bahaya besar bagi Timur Tengah dan AS.

“ISIS telah berubah menjadi bahaya besar bagi seluruh kawasan yang menjadi tempat banyak kepentingan AS dan demi kepentingan itu AS bahkan rela berperang di Irak selama 10 tahun, terlepas dari dalih apapun yang mereka kemukakan. Dulu AS mengatakan berhasil membebaskan Irak, tapi nyatanya sekarang separuh Irak justru diduduki oleh ISIS,” paparnya.

Dia menambahkan, “Mereka (negara-negara Arab) sekarang menyadari bahwa biang persoalannya adalah Suriah. Kesalahan ada para rezim-rezim di kawasan yang telah membiarkan krisis Suriah tanpa penyelesaian… Mereka kini harus membayar mahal, dan ketika mereka tak berdaya maka yang dapat mereka lakukan adalah meminta pertolongan kepada AS.” (mm)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account