Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Perancis Tunda Pengiriman Kapal Perang Pesanan Rusia

Published 04/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

vladivostok carrierParis, LiputanIslam.com — Perancis memutuskan untuk menunda pengiriman kapal pengangkut helikopter pesanan Rusia, Vladivostok, terkait dengan konflik yang tengah berlangsung di Ukraina yang melibatkan Rusia.

Dalam pernyataannya hari Rabu (3/9), Presiden Perancis Francois Hollande menyebut “kondisinya tidak tepat” untuk mengirimkan satu dari 2 kapal perang sejenis yang dipesan Rusia. Hollande menyalahkan Rusia atas tindakan-tindakan terbaru di Ukraina, merujuk pada kehadiran pasukan Rusia di Ukraina.

“Presiden Republik Perancis telah menyimpulkan bahwa, meski terdapat prospek gencatan senjata yang telah dikonfirmasi dan telah dimulai, kondisi-kondisi dimana Perancis dapat memutuskan untuk mengirimkan kapal pengangkut helikopter ini, tidak terjadi,” demikian pernyataan Hollande sebagaimana dilaporkan BBC News.

Padahal selama ini Perancis selalu menolak desakan sekutu-sekutunya untuk membatalkan pengiriman kapal itu, menyebut bahwa Perancis harus menghormati kontrak perjanjian dengan Rusia.

Menanggapi pernyataan itu, Deputi Menhan Rusia, Yury Borisov mengatakan bahwa langkah Perancis tersebut tidak akan mempengaruhi progam reformasi angkatan bersenjata Rusia.

“Meski tentu saja hal ini tidak menyenangkan dan menambah ketidaknyamanan hubungan dengan mitra Perancis, pembatalan kontrak ini tidak akan menjadi tragedi bagi program moderniasai kamai,” kata Borisov kepada Itar-Tass, Rabu (3/9).

Sementara itu Menlu Ukraina Pavlo Klimkin melalui kicauananya di Twitter menyatakan terima kasih kepada pemimpin Perancis atas apa yang disebutnya sebagai “keputusan yang bertanggungjawab yang penting untuk mewujudkan perdamaian di Eropa”.

Vladivostok, kapal pengangkut helikopter moderan, menurut kontrak harus sudah dikirimkan ke Rusia pada akhir Oktober mendatang. Sedangkan kapal kedua, Sevastopol, tahun depan.

Sejak beberapa waktu lalu AS dan negara-negara NATO menyatakan keberatannya dengan keputusan Perancis untuk tetap mengirimkan kapal-kapal Rusia itu sesuai kontrak. Dan seiring dengan “campur tangan” Rusia yang semakin nyata dalam konflik Rusia, tekanan kepada Perancis oleh sekutu-sekutunya untuk menunda pengiriman Vladivostok, semakin kuat.

Kontrak pembuatan 2 kapal pengangkut helikopter ini merupakan kontrak penjualan senjata terbesar barat kepada Rusia. Dan penundaannya menjadi tanda yang sangat nyata atas sikap NATO terhadap Rusia, khususnya menjelang dilangsungkannya KTT NATO di Wales.

Kapal angkut helikopter kelas “Mistral” ini mampu membawa 16 helikopter berat, sejumlah besar pasukan dan kendaraan lapis baja. Kehadirannya meningkatkan secara signifikan kemampuan pendaratan pasukan militer Rusia.

Kontrak pengiriman kedua kapal itu bernilai 1,2 miliar euro atau senilai lebih dari Rp 16 triliun.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account