Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Tunisia dan Saudi Paling Banyak “Menyumbang” Militan Ekstrim di Suriah

Published 03/09/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

isis asing2LiputanIslam.com – Sebuah reportasi menyebutkan bahwa sebanyak 25 negara telah memberikan data tentang warga negara masing-masing yang menjadi militan di Suriah. Sesuai reportasi ini, setelah Tunisia, Arab Saudi adalah negara yang paling banyak “mengimpor” militan ke Suriah.

Situs Rai al-Youm Senin (2/9) melaporkan, ketika berbagai negara dunia sedang menempuh berbagai langkah dan tindakan untuk membendung arus kedatangan peminat perang di wilayah Suriah, reportasi itu menyebutkan adanya upaya untuk menyajikan grafik yang menjelaskan kondisi yang ada.

Menurut grafik yang didasarkan pada statistik resmi Pew Research Centre, negara Arab yang menduduki ranking pertama sebagai negara asal militan asing di Suriah adalah Tunisia dengan jumlah militan sebanyak 3000 orang, kemudian Arab Saudi sebanyak 2500 orang, dan ketiga adalah Maroko sebanyak 1500 orang.

Negara-negara lain non Arab yang paling banyak “menyumbang” militan asing dari segi jumlah untuk berperang di Suriah adalah Rusia sebanyak 800 orang dan Perancis 700 orang. المسلحون الأجانب بسوريا من 25 دولة.. السعودية ثانية عربيا

Namun demikian, dari segi persentase jumlah warga Muslim, Finlandia yang dihuni hanya oleh 42000 warga Muslim menduduki ranking pertama negara eksportir militan ke Suriah meskipun hanya urun 30 orang.

Reportasi itu tidak mencakup semua negara penyumbang, melainkan hanya meliputi beberapa negara yang telah memberikan data-data terpercaya mengenai jumlah warganya yang ikut mengangkat senjata di Suriah. Dengan demikian, diperkirakan masih banyak negara lain yang sebenarnya ikut menyumbang namun tidak tercatat dalam reportasi tersebut.

Beberapa waktu lalu Institut Kebijakan Washington untuk Timur Dekat menyatakan bahwa jumlah warga asing yang mengalir ke Suriah melebihi jumlah militan yang masuk ke Irak dan Afghanistan.

Berbagai sumber memperkirakan di Suriah terdapat lebih dari 9000 petempur asing. Sejak militan asing berdatangan ke Suriah di penghujung tahun 2011, ada ratusan sumber yang seragam dalam menyebutkan jumlah militan yang berdatangan ke negara yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad itu, yaitu lebih dari 9000 orang yang berasal dari sekitar 80 negara. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account