Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Pejabat Israel Kecewa Tak Dapat Berbuat Banyak Terhadap Pejuang Palestina

Published 27/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

tentara israel menangis3Tel Aviv, LiputanIslam.com – Sejumlah pejabat permukiman Zionis di bagian selatan Israel mengaku kecewa terhadap kesepakatan gencatan senjata Palestina-Israel, menganggap pejuang Palestina sebagai pemenang Perang Gaza, dan merasa sia-sia bertahan lama-lama di pengungsian.

Walikota Ashkelon Itamar Shimoni, misalnya, mengaku tidak habis berpikir menyaksikan Tel Aviv ternyata tidak dapat berbuat banyak terhadap para pejuang Palestina.

“Ketidak becusan di depan Hamas dan militan Palestina tak ubahnya dengan menyerah kepada mereka. Penduduk selatan (Israel) ingin Israel berperang secara total dan membasmi kelompok-kelompok Palestina sekaligus, tapi ternyata hal ini tidak terjadi. Kami ingin melihat militan Palestina kalah dan musnah, tapi yang terjadi justru sebaliknya; Setiap kesempatan malah digunakan Israel untuk beranjak menuju meja perundingan” ungkap Shimoni, sebagaimana dilansir koran Israel Haaretz dan dikutip Falastin al-Youm Rabu (27/8).

Dia menambahkan, “Hanya untuk mendapatkan hasil ini kami telah kehilangan 64 tentara dan empat warga kami. Demi ini pula kami rela bertahan di pengungsian selama dua bulan, menanggung banyak kerugian ekonomi, dan kehilangan banyak keuntungan bisnis. Kami mengharapkan sesuatu yang lebih besar dari ini.”

Walikota Ashkelon menilai gencatan senjata sebagai tahap di mana Israel harus bersiap siaga menghadapi bahaya besar di masa mendatang.
“Gencatan senjata dalam kondisi sekarang berarti kesiapan menyongsong tahap baru yang jauh lebih berbahaya dan berdarah-darah,” katanya.

Kekesalan yang sama juga diungkapkan Dewan regional Hof Ashkelon, Yair Farjun.

“Kami ternyata tetap harus waspada,” keluhnya.

Sementara itu, Walikota Ashdod, Yechiel Lasry, menyebutkan bahwa penduduk bagian selatan Israel kecewa perang selesai secepat ini dan berakhir demikian.

“Padahal,” katanya, “seandainya gencatan senjata tidak dilanjutkan maka kami bahkan siap untuk tidak memulai tahun ajaran baru yang semestinya dimulai pada awal bukan September mendatang,” paparnya.

Dia menambahkan, “Sebagian penduduk permukiman selatan mengatakan mengapa secepat ini mereka harus kembali ke tempat tinggal mereka, sedangkan mereka masih ingin melihat apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.”

Seperti diketahui, para pejuang Palestina dan Rezim Zionis Israel yang dimediasi oleh pemerintah Mesir akhirnya menyepakati gencatan senjata tanpa batasan waktu setelah keduanya terlibat perang selama 51 hari. Dalam kesepakatan itu Israel bersedia memenuhi beberapa permintaan pejuang Palestina, termasuk pembukaan semua pintu perbatasan Jalur Gaza yang berarti terdobraknya blokade yang diterapkan Israel selama bertahun-tahun terhadap wilayah tersebut. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account