Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Junta Militer Thailand Tunjuk Pemimpin Kudeta Sebagai Perdana Menteri

Published 21/08/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

prayuthBangkok, LiputanIslam.com — Pemimpin kudeta militer Thailand Jendral Prayuth Chan-ocha ditunjuk sebagai perdana menteri baru oleh parlemen bentukan junta militer, Kamis (21/8).

Jendral Prayuth (60 tahun) ditunjuk oleh parlemen, yang sebagian besar anggotanya adalah personil militer dan polisi, dengan jumlah suara 191 dari 194 suara.

Jendral Prayuth adalah pemimpin kudeta militer atas pemerintahan sipil, Mei lalu, menyusul terjadinya krisis politik berkepanjangan antara kubu pendukung dan penolak PM Yingluck Shinawatra.

BBC News malaporkan dari Bankok bahwa jalannya pemilihan di parlemen tidak lebih dari formalitas belaka dan hanya berlangsung selama 15 menit, dan Prayuth adalah satu-satunya kandidat.

Jendral Prayuth masih harus menunggu persetujuan Raja Bhumibol Adulyadej sebelum resmi menjalankan tugas sebagai perdana menteri baru.

Saat voting dilakukan di parlemen, Jendral Prayuth berada di sebuah markas kesatuan tentara dimana ia pernah menjadi komandannya. Sebagian besar pendukung kuat Prayuth adalah alumni kesatuan tersebut.

Setelah dilantik oleh Raja, Jendral Prayuth harus memilih 35 anggota kabinetnya untuk menjalankan pemerintahan sementara dan memimpin 250 anggota Dewan Reformasi menjalankan agenda-agenda reformasi.

Sebagaimana pernah dikatakannya, Prayuth akan menjalankan fungsi pemerintahan hingga dilakukannya pemilihan umum mendatang yang akan digelar Oktober 2015.

Para pengkritik menuduh langkah tersebut sebagai realisasi ambisi Prayuth untuk berkuasa dengan menghancurkan kekuatan politik keluarga Shinawatra (Yingluck dan Thaksin) yang  selama 14 tahun menjadi kekuatan politik utama di Thailand.

Memulai karier di satuan Pengawal Ratu sebelum menjadi komandan satuan elit Pengawal Raja, Prayuth ditunjuk sebagai panglima AB pada Oktober 2010. Sebagaimana umumnya militer Thailand, ia dikenal sebagai loyalis raja yang memandang curiga kemunculan politik keluarga Thaksin karena dianggap terlalu dipengaruhi oleh  kepentingan asing.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account