Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Syiah di Amirli Dikepung ISIS, Ulama Sunni Irak Kecam Diskriminasi AS

Published 21/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

jamaah ulama irakBaghdad, LiputanIslam.com – Sikap diskriminatif Amerika Serikat (AS) dalam menunjukkan kepedulian dan pembelaan terhadap korban kekejaman kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mendapat kecaman dari Jamaah Ulama Islam Irak yang merupakan lembaga ulama Sunni paling berpengaruh di Irak.

Ketua Jamaah Ulama Islam Irak, Syeikh Khaled al-Mala dalam statemennya di Baghdad Rabu (20/18) menyatakan bahwa AS begitu peduli dan menunjukkan reaksi ketika yang menjadi korban di Irak utara adalah warga minoritas Kristen dan Yazidi, sedangkan ketika yang menjadi korban adalah warga minoritas lain, terutama Syiah di kota Amirli, AS memilih bungkam.

“Dunia bereaksi ketika menyaksikan kondisi beberapa warga minoritas di Irak utara mengenaskan, tapi di saat yang sama mereka melupakan dan tidak melihat kasus pembantaian dan pengepungan penduduk Syiah Amirli,” ungkap Syeikh al-Mala, sebagaimana dikutip IRNA.

Dia menyerukan kepada dunia supaya memberikan kepedulian yang sama dan segera membantu warga Syiah kota Amirli yang juga dikepung oleh gerombolan bersenjata ISIS. Dia meminta kepada semua negara sahabat Irak tidak menerapkan standar ganda dalam upaya menyelamatkan warga di Irak utara.

Dia mengingatkan bahwa sewaktu-waktu tragedi kemanusiaan bisa terjadi jika ISIS berhasil memasuki dan menguasasi kota kecil yang terletak di selatan kota Kirkuk tersebut.

Para pejabat lokal Amirli di kawasan Tuz Khormato, provinsi Salahuddin, sejak tiga hari lalu meminta segera dikirim bantuan kemanusiaan dan dilakukan upaya pemecahan kepungan ISIS tersebut. Mereka menyakan sudah lebih dari 70 hari kota itu dikepung ISIS . Penduduk setempat melawan ISIS dengan perlengkapan seadanya, dan kini kondisi mereka terus melemah akibat minimnya air dan bahan makanan.
ISIS sendiri setiap hari melancarkan serangan untuk menguasai kota itu. Parlemen Irak sudah sudah berpikir keras untuk menanggulangi masalah ini sejak beberapa hari lalu.

Para pejabat dan komandan pertahanan di wilayah yang dihuni oleh sekitar 20,000 penduduk itu meminta militer Irak segera mendatangi lokasi untuk mengusir kawanan ISIS dan mengirim bantuan kemanusiaan secepatnya melalui udara. Para pejabat itu mengingatkan bahwa tragedi genosida seperti yang terjadi Srebenica di Bosnia tahun 1995 akan terulang di Irak jika bantuan terlambat datang.

Sejauh ini AS maupun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta Dewan Keamannya sama sekali tidak menyinggung situasi genting di Armili. Hal ini tak urung membangkitkan reaksi kecaman dari publik Irak, termasuk kalangan Sunni. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account