Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

PBB Bersikukuh Lakukan Penyelidikan Kejahatan Perang di Sri Lanka

Published 20/08/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Navanethem PillayColombo, LiputanIslam.com — PBB bertekad tetap akan melakukan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang di Sri Lanka, meski pemerintah setempat menolaknya.

Sebagaimana laporan BBC News, Rabu (20/8), Kepala Badan HAM PBB, Navi Pillay, mengatakan pihaknya akan tetap menggelar penyelidikan tindak kejahatan perang di Sri Lanka meski mendapat pemberitahuan bahwa pemerintah Sri Lanka tidak akan mengeluarkan visa bagi para penyelidik PBB.

President Sri Lanka Mahinda Rajapaksa sebelumnya mengatakan bahwa tim penyelidik PBB akan ditolak masuk ke Sri Lanka karena hanya otoritas Sri Lanka yang boleh melakukan penyelidikan.

Awal tahun lalu PBB memutuskan untuk melakukan penyelidikan atas dugaan tindak kejahatan perang yang dilakukan pemerintah dan kelompok pemberontak Macan Tamil selama 26 tahun perang saudara yang berakhir tahun 2009 lalu.

Meski ditolak untuk datang ke Sri Lanka, Pillay mengatakan pihaknya masih bisa menggunakan teknologi untuk melakukan penyelidikan, seperti teknologi Skype dan gambar satelit. Ia bahkan menjamin penyelidikan yang akan dilakukan sebagai “sangat kredibel”.

“Tidak ada yang bisa menjalankan penyelidikan PBB secara serius selain rakyat yang menginginkannya,” kata
Rajapaksa kepada BBC, Selasa (19/8).

Sebaliknya PBB menganggap penyelidikan yang dilakukan pemerintah berjalan lamban dan tidak efektif. Selain itu ada kekhawatiran para saksi akan mengalami tekanan untuk memberikan keterangannya di bawah penyelidikan pemerintah.

Laporan PBB 3 tahun lalu menyebutkan sebanyak 40.000 warga Tamil tewas dalam pertempuran terakhir yang berlangsung beberapa minggu tahun 2009. Kebanyakan korban tewas akibat pemboman yang dilakukan pasukan pemerintah.

Setelah bertempur selama 26 tahun, akhirnya pasukan pemerintah berhasil mengalahkan gerilyawan Macan Tamil yang dikenal kegigihannya, pada tahun 2009.

Pada tahun 1991 anggota Macan Tamil meledakkan bom yang menewaskan Perdana Menteri India Rajiv Gandhi setelah India menghentikan campur tangan militer dalam konflik yang berlangsung di Sri Lanka.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account