Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Partai Oposisi Imran Khan Tinggalkan Parlemen

Published 19/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

imran khanIslamabad, LiputanIslam.com — Partai oposisi pimpinan Imran Khan, Pakistan Tehreek-i-Insaaf (PTI), mundur dari parlemen dalam upaya mereka mendesak pengunduran diri perdana menteri Nawaz Sharif.

PTI memiliki 34 kursi di parlemen dari total kursi sebanyak 342, sehingga menjadi partai oposisi terbesar di parlemen. Seorang anggota senior partai mengakui langkah tersebut untuk mendesak Nawaz Sharif mundur dari kursi perdana menteri.

Selama ini Imran Khan menuduh Sharif dan partainya melalukan kecurangan dalam pemilu tahun 2013 yang dimenangkan Sharif dengan suara tipis. Demikian laporan BBC News.

Shah Mehmud Qureshi, seorang pemimpin senior PTI pada hari Senin (18/8) mengatakan pihaknya juga akan menarik diri dari 3 dari 4 parlemen wilayah di Pakistan. Namun di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dimana PTI menguasai kursi parlemen, mereka tidak akan mundur.

Khan, mantan atlit kriket terkenal, mengatakan ia akan bergabung dengan para pendukungnya melakukan aksi demonstrasi besar-besaran di “zona merah” di kawasan pemerintahan dan perwakilan asing di Islamabad, Selasa (19/8).

Pemerintah sebaliknya mengancam akan menindak keras para demonstran yang melakukan aksi di kawasan itu. Pasukan keamanan telah melakukan persiapan serius untuk mencegah demonstrasi di kawasan itu, termasuk memasang kawat berduri.

“Jika polisi menggunakan senjata untuk menghentikan kami, saya akan menjadi korban pertamanya,” kata Khan kepada para pendukungnya, Senin petang (18/8).

Wartawan BBC melaporkan, Sharif sepertinya akan mengabaikan seruan mundur dan menyelenggarakan pemilu ulang. Kemenangan Sharif menjadi pergantian kekuasaan damai dan demokratis pertama dalam sejarah Pakistan.

Aksi Khan dan pendukungnya bersamaan dengan aksi serupa yang digelar tokoh oposisi lain, Muhammad Tahirul Qadri, yang mengatakan kepada para pendukungnya bahwa demonstrasi harus tetap dilakukan hingga terjadi “revolusi damai”.

Sebagaimana Khan, Qadri dan pendukungnya juga akan berkumpul di wilayah terlarang tersebut.

Para pengkritik Qadri mengatakan ia didukung oleh militer yang saat ini memiliki hubungan kurang harmonis dengan Sharif. Namun Qadri membantah tuduhan itu. Menurutnya ia tidak pernah berhubungan dengan milier.

Para pendukung Khan dan Qadri kecewa pada pemerintahan Sharif yang dianggap gagal memberikan kesejahteraan dan meningkatnya gerakan kelompok-kelompok militan seperti Taliban.

Namun sebaliknya sebagian kalangan mengkritik seruan boikot pajak yang diserukan Khan sebagai kontra-produktif.

Mantan presiden Asif Ali Zardari, yang juga pimpinan partai oposisi terbesar Pakistan People’s Party, mengatakan tindakan tersebut sebagai “melanggar konstitusi dan tidak bermanfaat”.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account