Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Wildan Siswa Al-Azhar Mesir Asal Lamongan, Jadi Bomber Bunuh Diri ISIS

Published 13/08/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto: twitter
Foto: twitter

Lamongan, LiputanIslam.com — Kabar mengejutkan datang dari Lamongan. Seorang warganya yang bernama  Wildan Mukhollad, adalah anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang melakukan bom bunuh diri awal Februari silam.

Remaja Lamongan yang bersekolah di Al-Azhar Mesir ini meledakkan diri, awal Februari lalu.

Dari penelusuran Surya, kontributor Tribunnews, Wildan berasal dari Kecamatan Solokuro, sebuah kecamatan di bagian barat laut Lamongan. Sekitar 30 kilometer dari pusat kota.

Mulanya tidak ada yang tahu jati diri Wildan. Sebab, selama bergabung dengan pasukan ISIS Irak, pelajar yang dikenal cerdas itu menggunakan nama Abu Bakar Al Muhajir Al Wildan Mukhollad.

Kisah bom bunuh diri warga Lamongan baru  terungkap saat maraknya pemberitaan ISIS di Tanah Air. Awalnya, ada pernyataan singkat Kepala BIN Wilayah Jawa Timur, Brigjen TNI Andi Zainudin Azikin, yang  menyebut ada tujuh anggota ISIS asal Lamongan yang sudah ikut berperang di Irak.

Surya  kemudian melakukan penelusuran ke Lamongan. Sejumlah aparat membenarkan data dari BIN itu. Polres Lamongan mendapatkan kabar, satu di antara anggota ISIS Lamongan telah meninggal dalam bom bunuh diri di Irak. Hanya saja baik BIN maupun pihak kepolisian menutupi identitas anggota ISIS tersebut.

Bomber ini, Bersekolah di Al-Azhar Mesir.

Surya akhirnya menemukan keluarga Wildan yang mau menerima dan bersikap sangat terbuka saat ditemui di rumahnya, di  Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Kakak Wildan, Muhammad In’am, mengaku tidak tahu persis cerita bom bunuh diri itu. Begitu juga tanggal persisnya. Yang pasti, keluarga mendapat kabar itu tanggal 10 Februari 2014. In’am memperkirakan, adiknya meninggal di Iraq pada awal Februari 2014.

Menurut, Muhammad In’am, kakak Wildan, adiknya memang bercita-cita mati syahid di medan tempur membela saudara seagama di Irak dan Suriah.“Dia memang tidak ingin kembali ke Tanah Air,” ujar In’am

Berdasarkan kabar yang diterima keluarga, Wildan meninggal di sebuah kota di Iraq bernama Fallujah.

Wildan lahir pada pada 6 Januari 1995, ia mulai bergabung dengan pasukan ISIS dimulai ketika ia bersekolah di SMA Al-Azhar, Mesir. Ia memilih sekolah di Negeri Seribu Menara itu selepas dari bangku Madrasah Tsnawiyah (MTS) Al-Islam, Tenggulun Solokoro, Lamongan. Dia dikenal sebagai anak yang cerdas, selalu ranking satu.

Di Mesir, Wildan memiliki kakak perempuan, Nashiroh, yang lebih dulu tinggal di sana. Namun, pada 2012, Nashiroh, kakak yang tinggal di Mesir itu kehilangan kontak dengan Wildan.

Tidak ada yang tahu aktivitas Wildan. Baru pertengahan 2012, Wildan memberi kabar kepada Nashiroh bahwa dia berada di Aleppo, Suriah.

Aleppo selama ini menjadi medan pertempuran antara Tentara Suriah dan teroris ISIS. Hampir setahun dia bergabung dengan pasukan ISIS. Wildan sempat bertugas di Allepo sebelum menyeberang ke Iraq. Sejak itu pula komunikasi Wildan dan keluarganya menjadi jarang.

Keluarganya di Lamongan dan Mesir kesulitan menghubunginya. Keluarga baru bisa berkomunikasi ketika Wildan berinisiatif menelpon. Kadang Wildan juga chatting dengan saudara laki-lakinya yang lain. Keluarga pun berembug.

Mereka sepakat Wildan harus pulang. Apalagi, kondisi ayahnya bertambah parah. Pada Februari 2012, ayah Wildan meninggal. Keluarga merasakan kesedihan yang luar biasa lantaran keinginan sang ayah bertemu Wildan tidak kesampaian. Ibu Wildan juga syok mengetahui sepak terjang Wildan selama di perantauan.

Berbagai cara ditempuh untuk meluluhkan hati Wildan agar mau kembali ke Tanah Air. “Ibunya sampai bilang. Nak, kamu tidak ingin nikah ta? Ayo pulang dan menikah di sini,” ujar In’am menirukan ucapan ibunya.

Wildan menjawab tawaran ibunya dengan nada lembut. Ia meminta keluarga merelakannya. “Kalau nikah, saya menikah di sini saja Bu,” kata In’am menirukan jawaban Wildan kala itu. (ba)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account