Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Asistensi Agama Islam di UGM Dicabut, Ada yang Gembira…

Published 12/08/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Salah satu Logo AAI UGM
Salah satu Logo AAI UGM

Yogyakarta, LiputanIslam.com— Baru-baru ini, Universitas Gajah Mada melakukan terobosan dengan meniadakan Asistensi Agama Islam (AAI). Rektor UGM Prof Dr Praktikno, secara resmi pada tanggal 27 Juni 2014, mencabut segala ketentuan yang mengatur tentang AAI.

Menurut keterangan di http://dirmawa.ugm.ac.id/, Asistensi Pembelajaran adalah kegiatan pendampingan mahasiswa oleh mahasiswa kakak angkatan dalam proses pembelajaran mata kuliah, praktikum, dan atau tutorial di lingkungan UGM. Asistensi bertujuan untuk membantu mahasiswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran agar terwujud capaian pembelajaran yang lebih baik dan komprehensif. Berikut ini pemberitahuan resmi dari Rektor UGM;

Assalamu’alaikum wr wb.

Bapak/Ibu Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, Ketua Jurusan/Bagian/Prodi, Bapak/Ibu Dosen, Ketua UKM, dan rekan Mahasiswa sekalian, yang dimuliakan Allah.

Dengan hormat
Bersama ini saya sampaikan Peraturan Rektor No. 422/P/SK/HT/2014 tentang Asistensi dalam Sistem Pembelajaran di Lingkungan Universitas Gadjah Mada. Dengan ditetapkannya Peraturan Rektor ini maka Keputusan Rektor No. 148/P/SK/HKTL/2002 tentang Asistensi dalam Perkuliahan MPK Pendidikan Agama Islam I di Lingkugan UGM dan Keputusan Rektor No. 214/P/SK/HT/2014 tentang Sistem Asistensi dalam Perkuliahan MPK Pendidikan Agama di Lingkungan UGM serta segala ketentuan yang mengatur atau menetapkan Dosen Pengampu dan/atau Asistensi dinyatakan dicabut dan tidak berlaku.
Demikian peraturan saya sampaikan dan semoga penuh manfaat dan membawa kebaikan untuk sistem pembelajaran di UGM yang kita cintai bersama. Mohon dapat disebarluaskan.
Terima kasih, wassalamu’alaikum wr wb.

Dirmawa, Senawi

Download lampiran SK Rektor di sini

Keputusan ini ternyata disambut gembira. Dari sebuah hot thread, para Kaskuser mengungkapkan sukacitanya. Mereka mensinyalir, AAI di PTN Indonesia adalah jalan masuknya politik praktis dan persemaian ideologi Partai Keadilan Sejahtera.

Ahmad Rodif, salah satu mahasiswa universitas negeri di Solo yang pernah merasakan hal tersebut (program AAI) secara langsung, belum lama ini menuturkan pengalamannya. Dia mulai merasakan atmosfer yang berbeda ketika mulai menjadi mahasiswa baru.

Di kampus tempatnya kuliah terdapat program AAI yang wajib diikuti mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menurutnya menjadi salah satu celah doktrinasi gagasan kelompok Islam garis keras. Program serupa juga diadakan di banyak universitas beken dengan nama yang berbeda.

“Ketika jadi mahasiswa baru, dulu amaliyah yang saya bawa dari rumah dianggap sesat bid’ah tidak ada tuntunannya. Yang mereka gagas cenderung menimbulkan keresahan, mereka mengajarkan apakah tahlilan, dzikir bersama, ziarah itu bid’ah,” tutur Rodif yang juga kader PMII Solo itu, Jumat, 30 Agustus 2013 seperti dilansir NU Online.

“Kelompok yang berbeda paham dengan mereka disalahkan dan mesti ‘diluruskan’,” imbuhnya.

Sementara itu,  pada tanggal 4-6 Juli lalu, Satuan Tugas  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mengadakan pertemuan dengan pimpinan perguruan tinggi agama Islam seluruh Indonesia yang diwakili oleh 30 perguruan tinggi. Tujuan pertemuan ini adalah mensinergikan upaya penanggulangan terorisme yang dilakukan oleh BNPT dengan upaya yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi. Hal ini disebabkan lantaran kampus dianggap sebagai salah satu jalan masuknya paham radikalisme.

Di tempat berbeda, Mustofa Abi Hamid, melansir hasil penelitiannya yang mengungkapkan bahwa telah terjadi politisasi kampus di Universitas Lampung (Unila). Menurut penelitiannya, Unila adalah salah satu Universitas yang disemarakkan dengan gerakan-gerakan kemahasiswaan Islam revivalis. Dan di Unila, terdapat gerakan Dakwah Jamaah Tarbiah yang paling mendominasi.

Gerakan Tarbiah (cikal bakal PKS), menjadi penguasa terhadap lembaga-lembaga formal kampus seperti LDK dan BEM baik di tingkat Universitas hingga fakultas  bahkan jurusan. Ia juga mengungkap hubungan antara PKS dengan LDK dan BEM, dan pengaruh PKS terhadap kebijakan atau program mereka. Tentunya,  semua ini disesuaikan dengan kepentingan politik praktis PKS serta cara PKS mempertahankan kampus sebagai basis utamanya. (ba)

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account