Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Wabah Virus Ebola: Guinea Tutup Perbatasan untuk Cegah Penularan

Published 10/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

virus ebolaChonakry, LiputanIslam.com — Guinea mengumumkan telah menutup perbatasannya dengan negara tetangga Liberia dan Sierra Leone untuk mencegah penyebaran virus ebola yang sampai saat ini telah menewaskan 959 orang di ketiga negara Afrika barat itu. Demikian laporan BBC News, Minggu (10/8).

Langkah ini menyusul pengumuman organisasi kesehatan dunia WHO Jumat (8/8) lalu yang menetapkan kondisi darurat internasional atas penyebaran virus ebola.

Guinea adalah negara pertama yang dilanda wabah virus ini pada bulan Februari lalu. Namun dengan cepat Liberia, Sierra Leone dan kini bahkan Nigeria, tertular wabah ini.

Virus ebola merupakan salah satu virus yang paling mematikan dengan tingkat kematian mencapai 90% pada manusia yang tertular virus ini. Virus ini menyebar melalui cairan tubuh manusia, namun tidak menular melalui udara. Beberapa binatang liar seperti kelelawar diduga kuat menjadi induk semang penyebaran virus yang menular ke manusia melalui konsumsi dagingnya.

Laporan terakhir mencatat pada tanggal 5 dan 6 Agustus lalu sebanyak 68 kasus baru penularan virus dan 29 kematian. Di Nigeria yang menjadi ngara terakhir tertular virus ini, 2 orang dinyatakan meninggal dari beberapa kasus penderita virus yang tercatat.

Dalam beberapa hari terakhir beberapa negara telah mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk tidak pergi ke negara-negara yang tertular.

“Kami telah menutup perbatasan kami untuk sementara dengan Sierra Leone berdasarkan semua informasi yang kami terima akhir-akhir ini,” kata Menkes Guinea Remy Lamah dalam konperensi pers, Sabtu (9/8).

Ia nemambahkan, perbatasan dengan Liberia juga telah ditutup.

Ketiga negara Guinea, Sierra Leone dan Liberia telah menyatakan negara dalam kondisi darurat akibat wabah virus ebola. Wilayah paling intensif yang terkena wabah adalah sekitar perbatasan ketiga negara dimana perpindahan manusia relatif lebih intensif.

WHO telah mengumumkan bahwa wilayah itu akan diisolasi dan diperlakukan sebagai satu kesatuan wilayah. Namun tidak ada penjelasan apakah langkah pemerintah Guinea tersebut terkait dengan rencana WHO.

Virus ebola pertama kali ditemukan di pedalaman Kongo pada tahun 1976. Penyebaran virus ini di Guinea bulan Februari lalu mengundang pertanyaan para ahli, karena letaknya yang jauh dari sumber awal virus di pedalaman Afrika. Keanehan lainnya virus ini juga menyebar di wilayah padat penduduk.

Sampai saat ini belum ada obat yang dinyatakan ampuh untuk menyembuhkan penyakit akibat virus ini. Namun kabar terakhir menyebutkan ditemukannya obat baru yang telah diuji-cobakan pada 2 pengidap virus asal AS dan menunjukkan tanda-tanda positif.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account