Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Tangkap Perwira Ukraina dengan Tuduhan Kejahatan Perang

Published 09/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

rusia tangkap ukrainaMoskow, LiputanIslam.com — Rusia menangkap 5 perwira Ukraina yang menyeberang ke Rusia dengan tuduhan kejahatan perang. Demikian para penyidik Rusia mengatakan sebagaimana dikutip kantor berita BBC.

Para perwira tersebut merupakan bagian dari ratusan anggota satuan Brigade Mekanik ke-72 Ukraina yang menyeberang ke Rusia beberapa hari lalu. Rusia menyebut tindakan mereka sebagai pembelotan, sedangkan Ukrina menyebutkan tindakan mereka disebabkan karena kehabisan amunisi dan perbekalan.

Para perwira tersebut, sebagaimana dilaporkan BBC, menolak tuduhan tersebut.

Sementara itu pada hari Jumat (8/8), Ukraina mengumumkan kehilangan 15 pasukannya dalam pertempuran sehari sebelumnya, Kamis (7/8). Selain itu sebanyak 79 prajurit lainnya mengalami luka-luka. Ini hanya berselang 2 hari setelah pada hari Selasa (5/8) Ukraina kehilangan 18 pasukannya dalam pertempuran.

Rusia dan kelompok separatis menuduh pasukan Ukraina melakukan pemboman terhadap area-area pemukiman menggunakan artileri maupun pesawat tempur untuk merebut kota-kota yang dikuasai pemberontak.

Dalam pernyataan yang dirilis di situs resmi kantor investigasi Rusia, Investigative Committee (SK) disebutkan bahwa 5 perwira Ukraina ditangkap setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 400 anggota satuan Brigade Mekanik ke-72 yang menyeberang ke Rusia hari Minggu (3/8).

Mereka menyeberang melalui pos perbatasan dekat Gukovo, Provinsi Rostov. Setelah menyerahkan senjatanya, mereka pun ditampung di dalam tenda besar yang dibuat pasukan penjaga perbatasan Rusia. Namun sebagian dari mereka dikembalikan ke Ukraina dengan kawalan pasukan Rusia.

Mereka yang ditahan adalah komandan batalyon Ivan Voitenko dan 4 perwira bawahannya Vitaliy Dubyniak, Olexander Poliakov, Olexander Ohrimenko dan Dmytro Ustylko. Mereka dituduh melakukan “tindakan-tindakan terlarang dalam perang”, termasuk menggunakan senjata berat untuk membombarbir kota Krasnopartizansk dan Krasnodon antara tanggal 19 Juli hingga 3 Agustus yang menewaskan setidaknya 10 orang dan menghancurkan rumah-rumah warga.

Mereka semua mengakui terlibat dalam serangan, namun membantah telah menyerang warga sipil. Mereka juga diperiksa atas tuduhan melakukan serangan terhadap wilayah Rusia.

Terakhir, dalam pernyataan yang ditandatangani jubir SK Vladimir Markin, para perwira itu dituduh telah “diracuni dengan nasionalisme”, demikian laporan BBC.

Bulan lalu Rusia menangkap dan mendakwa seorang pilot wanita Ukraina Nadiya Savchenko, dengan tuduhan pembunuhan terhadap 2 jurnalis Rusia.

Tim monitor dari organisasi kerjasama dan pertahanan Eropa, OSCE (organisasi yang didirikan untuk menghubungkan kepentingan Rusia dengan NATO), tengah melakukan penyelidikan atas dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan terhadap warga sipil dalam operasi militer Ukraina.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account