Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Rahul Gandhi “Kacaukan” Sidang Parlemen India

Published 07/08/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

rahulNew Delhi, LiputanIslam.com — Pemimpin Partai Congress yang menjadi oposisi, Rahul Gandhi, membuat “kacau” sidang parlemen yang digelar Rabu (6/8), dengan menuntut dilakukan pembahasan khusus tentang berbagai aksi kekerasan bermotif agama beberapa waktu terakhir. Rahul juga menuduh ketua parlemen telah sengaja menggagalkan pembahasan masalah itu.

Sebagaimana laporan BBC, Rabu (6/8), Rahul merujuk pada ketegangan antara umat Islam dan Hindu di negara bagian Uttar Pradesh akhir-akhir ini dimana media-media menyebut terdapat sekitar 600 insiden kekerasan bermotif agama sejak pertengahan Mei lalu.

Rahul dan beberapa anggota Partai Congress maju mendekati kursi ketua parlemen yang memimpin sidang, menuduhnya telah bersikap bias dan sengaja menggagalkan pembahasan.

“Ada kecenderungan di parlemen bahwa hanya ada suara satu orang saja yang berarti bagi semuanya di negari ini,” kata Rahul, menyinggung “suara” PM Narendra Modi, meski ia tidak menyebutkannya secara terang-terangan.

Modi yang memimpin partai konservatif Hindu Bharatiya Janata Party (BJP), memenangkan pemilu legislatif Mei lalu dan berhak membentuk pemerintahan sendiri. Sementara Partai Congress mengalami kekalahan terburuk sepanjang sejarah politik India dengan hanya meraih 44 kursi dari 543 kursi parlemen.

Rahul Gandhi adalah sosok yang selama ini jarang berbicara keras di parlemen. Aksinya hari Rabu kemarin dipandang sebagai langkah untuk meraih kembali simpati publik setelah kekalahan partainya dalam pemilu lalu.  Demikian pernyataan beberapa analis politik kepada BBC.

“Kami tidak diperkenankan berbicara di parlemen. Kami meminta diskusi. Ada mentalitas di pemerintahan bahwa diskusi tidak bisa diterima. Semua orang merasakan ini, partai-partai merasakan ini, kita semua merasakan ini,” kata Rahul kepada wartawan di luar gedung parlemen.

“Kami membawa satu hal, kami menuntut diskusi. Ketua Parlemen sepenuhnya tidak fair. Inilah yang kami perjuangkan,” tambahnya.

Seorang politisi BJP mengkritik tindakan Rahul yang disebutnya telah “melintasi semua batasan dengan memprotes ketua parlemen”. Ia juga membantah BJP sengaja melarikan diri dari pembahasan.

“Kami terluka dengan tindakan Congress di parlemen ini. Mereka tidak bisa mengakui kekalahan mereka,” kata menteri perburuhan Venkaiah Naidu said. Sedangkan mendagri Rajnath Singh membela Modi dengan menyebutnya sebagai “bukan sektarian dan juga bukan diktator”.

Bulan lalu satu kerusuhan antara orang-orang muslim dan sikh terjadi di kota Saharanpur di Provinsi Uttar Pradesh. Tiga orang tewas dan 20 lainnya terluka dalam peristiwa itu. Padahal selama ini antara kedua kelompok itu jarang terjadi konflik di India.

Pada bulan lalu di Provinsi yang sama juga terjadi insiden yang memicu kemarahan umat Islam India ketika sekelompok politisi Hindu memaksa makan seorang muslim yang tengah berpuasa.

September tahun lalu sebanyak 43 orang tewas akibat bentrokan antara pengikut Hindu dengan Muslim di Muzaffarnagar, juga di Provinsi Uttar Pradesh.

Uttar Pradesh pernah dilanda kerusuhan sektarian paling berat di India setelah sekelompok ekstremis Hindu menyerang Masjid Babri yang telah berusia ratusans tahun di kota Ayodhya tahun 1992. Ini memicu terjadinya aksi-aksi kerusuhan di seluruh India yang menewaskan lebih dari 2.000 orang. Saat itu Narendra Modi adalah Gubernur di provinsi ini.

Rahul sendiri berasal dari dinasti politisi terkemuka Gandhi-Nehru. Ayahnya adalah Rajiv Gandhi, neneknya Indhira Gandhi, dan kakek buyutnya adalah Jawaharlal Nehru yang semuanya adalah perdana menteri-perdana menteri paling populer di India. Namun karena ia berdarah Italia, dari ibunya Sonia Gandhi, membuatnya kurang populer di mata sebagian rakyat India.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account