Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Dokter AS yang Tertular Virus Ebola Dipulangkan

Published 03/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

dr brantlyAtlanta, LiputanIslam.com — Seorang dokter asal AS yang tertular virus ebola di Liberia, akhirnya dikembalikan ke negara asalnya. Kini ia tengah menjalani perawatan intensif di Atlanta, Georgia.

Dr Kent Brantly tiba di AS dengan menggunakan pesawat khusus di pangkalan militer Dobbins, sebelum dibawa Emory University Hospital, Sabtu (2/8). Demikian lapaoran BBC News.

Rekan Brantly yang juga terjangkit virus ebola di Afrika, Nancy Writebol, direncanakan segera menyusul kembali ke AS.

Ebola telah merenggut 728 nyawa di negara-negara Afrika barat seperti Guinea, Liberia dan Sierra Leone sejak mewabah bulan Februari lalu. Virus ini menjadi salah satu virus mematikan dengan tingkat kematian mencapai 90% dari semua orang yang terjangkit. Virus menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh korban.

Departemen Kesehatan AS telah mengeluarkan peringatan untuk tidak bepergian ke negara-negara terjangkit di Afrika barat. Selain itu sebanyak 50 tenaga ahli tambahan telah dikirimkan AS ke wilayah-wilayah terjangkit.

Para pejabat kesehatan AS percaya, mereka mampu merawat pasien terjangkit virus ebola tanpa khawatir terjadi penularan. Unit khusus perawatan penyakit yang merawat Dr Brantly didirikan 12 tahun lalu untuk menangani pekerja-pekerja kesehatan yang tertular penyakit paling berbahaya.

Dalam segi penyebaran, virus ebola dianggap tidak terlalu mengkhawatirkan karena tidak menyebar melalui udara.

Badan pencegahan penyakit menular AS (US Centers for Disease Control and Prevention) sebelumnya tidak pernah memperkirakan akan merawat pasien virus ebola.

Organisasi dimana Dr Brantly bergabung, Samaritan’s Purse, telah mengumumkan pihaknya memindahkan 60 staff yang tidak terlalu penting dan belum tertular virus, kembali ke AS.

Organisasi ini juga menyebutkan bahwa Dr Brantly telah mendapatkan penawaran untuk menjalani ujicoba serum dari darah seorang anak yang berhasil selamat dari virus ebola, namun ia menolak dan memilih untuk dipulangkan.

Istri Brantly, Amber Brantly, mengatakan dalam pernyataannya bahwa dirinya masih berharap suaminya akan sembuh dari penyakit mematikan tersebut.

“Ini rumah sakit yang baik. Saya senang para pasien datang. Kita tidak bisa membiarkan mereka di Afrika untuk meninggal padahal mereka datang ke sana untuk menolong sesama manusia,” kata seorang staff rumat sakit yang merawat Brantly.

Institut Kesehatan AS mengatakan akan memulai ujicoba vaksin virus ebola bulan September mendatang.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account