Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Dan, Hari Kemenangan pun Tiba…

Published 27/07/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

Idul FitriJakarta, LiputanIslam.com – Berdasarkan hasil sidang itsbat yang digelar tadi malam, Kementerian Agama memutuskan hari Raya Idul Fitri 1435 hijriah jatuh pada hari ini, Senin, 28 juli 2014.

Menteri Agama Lukman Hakim Syaiffudin mengatakan keputusan ini direkomendasikan kepada seluruh umat Islam di Indonesia. “Sesuai dengan hasil sidang itsbat malam ini, kami memutuskan hari raya Idul Fitri jatuh besok, Senin (28/7),” ujar Lukman, seperti dilansir Kompas.

Dengan mudahnya menjangkau rakyat melalui media sosial, Prabowo Subianto, mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri melalui akun Facebook-nya.” Kepada sahabat Facebook dimanapun berada. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Mohon maaf lahir dan batin,” tulisnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Joko Widodo, yang turut mengucapkan selamat hari raya melalui akun jejaring sosialnya. “Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi saudara-saudaraku yang merayakan. Di hari yang fitri ini, kita harus membuka pintu maaf sebesar-besarnya dan juga meminta maaf agar kesalahan-kesalahan kita baik yang disengaja maupun tidak menjadi dimaafkan.”

Dan, apa sesungguhnya makna Idul Fitri bagi kaum Muslimin? Berikut ini adalah tausiah dari Prof. Dr. Quraish Shihab, yang dirilis di halaman pribadinya, http://quraishshihab.com/

Hari Raya Idul Fitri  populer dikenal sebagai “Hari  Kemenangan”. Kalau itu dianggap sebagai “Hari Kemenangan“ maka kemenangan tersebut bukanlah kemenangan akhir. Ia – bagi  yang benar-benar meraih kemenangan -baru menang dalam satu pertempuran  – belum lagi kemenangan dalam peperangan. Peperangan melawan nafsu dan setan tidak berhenti dengan hadirnya Idul Fitri tetapi berlanjut selama hayat dikandung badan, karena nafsu dan setan menyertai manusia selama hidupnya dan setan telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan manusia – dari arah kiri dan kanan- atas dan bawah – menyesatkannya sampai dengan detik terakhir dari hayat manusia (Q.S. Al-Araf [7]: 17).

Kemenangan melawan setan dan nafsu ditandai oleh tertawan dan terkendalinya syahwat dan teratasinya rayuan setan yang mengantar pemenang patuh mengikuti perintah agama, akal dan budaya. Bukan sebaliknya, karena jika sebaliknya, maka itulah kekalahan bahkan perbudakan manusia oleh setan dan nafsu.

Di sisi lain harus disadari bahwa kemenangan bermacam-macam. Ada yang hanya menghasilkan kelezatan jasmani; makan, minum dan seks. Jelas bukan itu yang dikehendaki oleh kemenangan setelah bepuasa walau memang dengan Idul Fitri kita telah memperoleh kebebasan dalam batas-batas tertentu untuk makan, minum dan seks.

Kemenangan hakiki adalah yang mengantar kepada diraihnya nilai-nilai spiritual, yang tidak bisa dipisahkan dari fithrah dalam arti kesucian  –  yang mencakup tiga unsur pokok yaitu: Keindahan, Kebenaran, dan Kebaikan. Upaya mencari yang benar menghasilkan ilmu, melakukan yang baik membuahkan budi dan mengekspresikan keindahan melahirkan seni. Karena itu pula peperangan yang perlu kita menangkan adalah peperangan melawan aneka keburukan seperti kebodohan, kemiskinan, penyakit dan kezaliman.

Kemenangan hakiki menghasilkan pencerahan akal dan jiwa sekaligus penyerahan  diri  -raga, rasa, dan pikir-  kepada Allah  swt. Kemenangan hakiki menghasilkan pengakuan atas kebenaran walau pengakuan itu tidak sejalan dengan keinginan nafsu atau dorongan setan. Itu sebabnya yang kalah dinilai sebagai pemenang jika ia mengakui secara ksatria kekalahannya, karena ketika itu ia berhasil mengalahkan nafsu dan syahwatnya yang berkolusi dengan setan.

Sebaliknya, yang menang dinilai kalah jika itu diperolehnya melalui proses yang terlepas dari nilai-nilai etik dan spiritual karena ketika itu ia dikuasi oleh nafsu dan setan. Itu juga sebabnya kemenangan hakiki tidak selalu harus dikaitkan dengan hasil dan karena itu pula kegagalan dapat menjadi kemenangan yang tertunda, ini jika yang kalah dapat mengambil pelajaran dari kegagalannya.

Di sisi lain, kemenangan hakiki tidak dapat diperoleh tanpa bantuan Allah, baik kemenangan menghadapi nafsu dan setan, maupun kemenangan di bidang politik, militer atau aktivitas apapun. Allah menegaskan bahwa, Kemenangan tidak bersumber kecuali dari sisi Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Q.S. Ali Imran [3]: 126), bahkan Allah menegaskan bahwa: Bukan engkau – Wahai Nabi Muhammad –  yang  membunuh mereka, tetapi Allah yang membunuh mereka, bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar tetapi Allah Yang melempar… (Q.S. Al-Anfal [8]: 17).

Dalam suasana menjelang Idul Fitri, yang dikenal dengan nama “Hari Kemenangan” itu, pemenang dalam Pilpres 2014 diumumkan dan dirayakan kemenangannya. Tetapi, harus diingat bahwa  pemenang tidaklah dinilai menang kalau kemenangannya hanya dinikmati oleh pendukungnya saja. Kemenangannya harus dinikmati oleh seluruh bangsa bahkan harus berdampak kepada lingkungan seluas mungkin.

Akhirnya, Taqabbala Allahu Minna Wa Minkum Minal Aidin Wa Al-Faizin. Semoga Allah menerima ibadah dan doa kita dan semoga kita kembali ke Fithrah Kesucian dan meraih kemenangan abadi dengan hidup damai di dunia dan diakhirat. Maaf lahir dan batin.  [ba]

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account