Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Warisan SBY di Ujung Masa Jabatan: Kesepakatan MoU Freeport

Published 26/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

presiden sbyJakarta, LiputanIslam.com – Kurang dari tiga bulan sebelum SBY akan meninggalkan istana, pemerintahannya telah melakukan kesepakatan penting terkait dengan penambang raksasa Amerika Serikat, Freeport- McMoRan Inc, yang menjamin perusahaan negeri Paman Sam itu tetap beroperasi setelah habis masa kontrak pada tahun 2021.

Seperti laporan The Jakarta Post, Pemerintah telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Freeport Indonesia meskipun, berbalik dari janji SBY sebelumnya, yaitu akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan presiden terpilih untuk memutuskan perkara ini.

Pihak dari Kementrian ESDM, R. Sukhyar, dan Presiden Direktur Freeport Indonesia, Rozik Soetjipto telah menandatangani MoU, yang akan menjadi dasar hukum bagi perubahan pemerintah berikutnya, terkait dengan  kontrak  kerja penambangan (KK)

“MoU sudah ditandatangani […] perubahan KK harus dilakukan enam bulan setelah penandatanganan,” kata Sukhyar.

Kebijakan ini pada akhirnya akan diwariskan kepada presiden terpilih Joko Widodo, yang dijadwalkan akan dilantik pada 20 Oktober 2014. Artinya, penandatangan MoU ini hanya menyisakan celah kecil bagi pemerintahan mendatang untuk melakukan amandemen. Apalagi, isu Freeport acapkali dijadikan senjata – oleh para politisi dalam masa kampanye.  Seperti diketahui bersama, Freeport telah melakukan eksploitasi sumber daya alam, dan hanya memberikan royalti yang sangat sedikit kepada Indonesia.

Berdasarkan MoU, Freeport dapat melanjutkan operasi penambangan meskipun kontraknya telah berakhir pada tahun 2021. “Dalam klausul A, disebutkan bahwa  jika PT Freeport memenuhi komitmennya, maka tidak ada alasan bagi Pemerintah Indonesia untuk menahan/ menunda kelanjutan penambangan mereka,” ujar Sukhyar.

Operasi yang berkelanjutan  adalah perhatian utama Freeport, karena mereka hendak memastikan untuk terus mendapatkan laba atas investasi miliaran dollar yang digunakan untuk mendapatkan lebih banyak lagi hasil tambang, baik tembaga maupun emas, di Grasberg, yang terletak di Kabupaten Mimika, Papua. Tambang ini memiliki cadangan emas terbesar di dunia.

Lantas, bagaimana tanggapan presiden terpilih Jokowi?

Seperti laporan Metrotvnews, ia mempertanyakan alasan pemerintah memperpanjang nota kesepahaman renegoisasi kontrak karya dengan PT Freeport Indonesia.

“Kan habis tahun 2021, kenapa diperpanjang sekarang,” ujarnya ketika ditanya pendapatnya soal renegoisasi kontrak PT Freeport, di Jakarta.

Menurutnya, perpanjangan kontrak PT Freeport baru dapat diperbarui dua tahun sebelum habis tempo, yakni 2019.

Jokowi menegaskan, dia belum berkomunikasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait renegoisasi kontrak tambang tersebut. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account