Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Para Kandidat Presiden Afghanistan Dukung Perjanjian Keamanan

Published 07/02/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Afghan presidential candidates wait before the first presidential election debate at a local TV channel studio in KabulKabul, LiputanIslam.com — Mayoritas kandidat presiden Afghanistan mendukung perjanjian keamanan bilateral antara Afghanistan dan Amerika Serikat (AS). Hal ini terlihat dalam debat kandidat di televisi, yang menandai pembukaan masa kampanye pemilihan presiden di Kabul, Afghanistan, Selasa (4/2) malam.

Lima kandidat hadir pada kesempatan itu, yakni Abdullah Abdullah, peringkat kedua pada Pilpres 2009;  Zalmai Rassoul, mantan menteri luar negeri; Ashraf Ghani, mantan menteri keuangan;  Andul Rahim Wardak, mantan menteri pertahanan; dan Qayyum Karzai, kakak presiden (incumbent). Sebanyak 11 kandidat presiden akan bersaing  pada pemilu mendatang (5/4) untuk menggantikan Hamid Karzai yang telah menjabat dua periode.

Perjanjian keamanan bilateral itu diusulkan AS, yang berlaku setelah penarikan pasukan internasional (di bawah pimpinan NATO) pada akhir Desember 2014.  AS bermaksud menempatkan 10.000 tentara yang akan melatih pasukan keamanan Afghanistan.

Presiden Karzai menolak menandatangani perjanjian tersebut. Menurutnya, AS dan sekutu Barat-nya tidak menghormati kehidupan sipil dan budaya Afghanistan. Dalam wawancara dengan The Sunday Times baru-baru ini ia menyatakan:

“Kehadiran AS di Afghanistan tidak berdampak positif. Terlebih lagi, ada kesenjangan antara Kabul dan Washington.”

Menurut Karzai, AS tidak bersikap manusiawi terhadap rakyat Afghanistan. “Selama 12 tahun kami terus minta kepada mereka agar memperlakukan warga sipil  lebih manusiawi,” ungkapnya.

IRIB World Service melansir bahwa Presiden Karzai juga mengecam dana Washington untuk perusahaan keamanan swasta. Ia memandang hubungan  AS dengan milisi keamanan tersebut menimbulkan  pelanggaran hukum, korupsi, dan perampokan.

Di sisi lain, Qayyum Karzai, Ghani, dan Rassoul menyatakan dukungan mereka terhadap perjanjian tersebut. Rassoul mengatakan perjanjian keamanan bilateral akan membawa kedamaian dalam jangka panjang. Sementara, Ghani mendukung dengan catatan bahwa kedua pihak bersikap lebih fleksibel demi perdamaian.

Sedangkan Qayyum Karzai mengatakan bahwa Afghanistan membutuhkan pasukan internasional dan ia juga bersedia menandatangani perjanjian tersebut. “Pasukan keamanan kita dan rakyat Afghanistan tidak memiliki kemampuan untuk berfungsi normal,” ujarnya.

Sementara itu, Abdullah mengafirmasi pendapat para kandidat lain, meski  ia tidak mendapat pertanyaan khusus tentang isu tersebut. “Dukungan komunitas internasional atas pasukan keamanan kami akan membantu pemulihan keamanan negeri ini,” ungkapnya.

Menurut IRIB World Service, Senin  (3/2), Abdullah menyatakan bahwa dengan terwujudnya perjanjian keamanan AS- Afghanistan, kekhawatiran soal gangguan keamanan rakyat akan hilang. Ia menambahkan, Afghanistan bahkan membutuhkan terjalinnya kerja sama global dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, keuangan, dan teknik.

Pandangan sejumlah kandidat presiden tersebut bertentangan dengan anggapan mayoritas kelompok politik dan agama di Afghanistan bahwa perjanjian itu  merupakan bentuk pelanggaran  atas kedaulatan nasional mereka.(WZ/AFP/ The Sunday Times/ IRIB World Service)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account