Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pemerintah AS Membayar Triliunan untuk Blackwater

Published 12/07/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

blackwaterWashington, LiputanIslam.com — Pemerintah AS telah membayar lebih dari $1 miliar atau lebih dari Rp 10 triliun kepada perusahaan jasa keamanan Blackwater sejak tahun 2007 meski diketahui personil perusahaan ini telah melakukan ancaman pembunuhan terhadap seorang penyidik federal.

Sebagaimana dilaporkan Russia Today dengan mengutip Huffington Post, Sabtu (12/7), Deplu AS telah membayar sebanyak $1,3 miliar kepada Blackwater setelah pimpinan perusahaan itu di Irak mengeluarkan ancaman pembunuhan terhadap penyidik Jean Richter yang dikirim untuk menyelidiki tindakan-tindakan tidak patut yang dilakukan personil Blackwater di Irak tahun 2007.

Menurut laporan New York Times, Agen Khusus US Diplomatic Security Service Jean Richter dan staf khusus Deplu AS Donald Thomas Jr. tiba di Baghdad pada Agustus 2007 untuk menginspeksi kinerja Blackwater.

Setelah menyelesaikan tugasnya, Richter memanggil jubir kedubes AS di Irak Bob Hanni, dan mengungkapkan kekecewaannya atas kinerja Blackwater yang tugas utamanya memberikan pengawalan terhadap staff diplomatik AS di Irak serta memberikan pelatihan militer kepada personil militer Irak.

Keesokan harinya Richter dan Thomas bertemu dengan pimpinan Blackwater di Irak Daniel Carroll. Alasan pertemuan adalah membahas sanitasi yang buruk pada kantor perusahaan tersebut. Caroll menjawab bahwa masalah itu adalah urusannya sendiri, dan bukan urusannya penyidik federal. Selanjutnya Caroll pun mengancam akan membunuh Richer dan Thomas.

“Ia mengatakan bisa membunuh kami saat itu juga dan tak seorang pun mau berurusan dengan kondisi seperti ini, karena kami ada di Irak. Saya menganggap ancamannya serius karena kami berada di daerah perang dimana banyak hal terjadi, khususnya hal-hal yang bisa berdampak buruk bagi kontrak-kontrak besar,” tulis Richter dalam laporannya yang mendapat perhatian besar New York Times.

Sebulan setelah kejadian ancaman tersebut, personil-personil Blackwater menembak mati 17 warga Irak di Nisour Square di Baghdad.

Sebuah penyelidikan kini tengah dilakukan terhadap 4 personil Blackwater yang diduga terlibat dalam penembakan massal di Irak tersebut.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account