Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Taliban Pakistan Tinggalkan Pangkalannya Menjadi Kota Mati

Published 10/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

miranshahMiranshah, LiputanIslam.com — Kelompok Taliban Pakistan meninggalkan kota yang selama ini menjadi markas utama mereka, Miranshah, menjadi kota mati.

Tiga minggu setelah operasi militer besar-besaran oleh pasukan Pakistan, otoritas Pakistan mengijinkan media massa meliput kondisi kota Miranshah. Demikian laporan BBC yang turut meliput kondisi kota tersebut, Kamis (10/7).

“Di beberapa kios jaket-jaket bom bunuh diri tampak dijajakan untuk dijual,” tulis BBC dalam laporannya.

“Saat helikopter kami berputar di kota utama di Waziristan Utara itu, tidak satu orang pun tampak di bazar-bazar dan pasar-pasar. Kota ini seperti kota hantu,” tambah laporan tersebut.

Dari pengamatan, tampak seluruh penduduk kota itu telah melarikan diri dengan terburu-buru. Di beberapa bagian tampak banyak toko yang masih setengah terbuka dengan barang-barang dagangannya terjejer rapi. Belasan senjata api juta tergeletak di berbagai sudut kota.

“Seekor keledai adalah satu-satunya mahluk hidup yang ditemukan,” tambahnya.

Sebelum ditinggalkan, Miranshah adalah markas besar kelompok Taliban Pakistan dan kelompok-kelompok militan lainnya yang beroperasi di sekitar perbatasan Afghanistan-Pakistan.

Namun sejak bulan lalu militer Pakistan melancarkan operasi militer besar-besaran untuk menghancurkan kekuatan kelompok-kelompok militan, menyusul aksi mereka menyerang Bandara Karachi yang menewaskan puluhan aparat keamanan dan pegawai bandara.

Setelah pemboman besar-besaran, offensif militer diikuti oleh serbuan pasukan darat, meski ada berbagai laporan yang menyebutkan pemerintah telah mengijinkan kelompok-kelompok militan tersebut melarikan diri sebelum diserang.

Meski Miranshah telah ditinggalkan, militer mengatakan tugas berat masih harus dilakukan untuk membersihkan seluruh wilayah Waziristan utara dari kelompok-kelompok militan. Ranjau dan jebakan-jebakan telah ditinggalkan militan disamping serangan roket yang sesekali dilakukan mereka terhadap pos-pos militer.

Mayjend Zaffar Khan, panglima militer yang memimpin operasi militer Pakistan mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya telah menghancurkan komando utama dan pusat kendali kelompok-kelompok militan.

“Waziristan adalah pusat dari terorisme. Kelompok-kelompok dari berbagai warna berbasis di sini. Penduduk lokal menjadi tawanan mereka,” kata Zaffar Khan.

Jendral Zaffar pun bertekad untuk tidak membiarkan kelompok-kelompok militan itu kembali.

Militer menunjukkan kepada para jurnalis itu sejumlah pabrik pembuat bom daya ledak tinggi (IED), pusat komando dan tempat tinggal para militan di lantai dasar masjid.

Di tempat ini ditemukan tidak saja senjata-senjata dan amunisi, namun juga sejumlah uang kertas asing.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account